Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Yang Perlu Ibu Tahu: Kehamilan yang Berisiko Tinggi

Yang Perlu Ibu Tahu: Kehamilan yang Berisiko Tinggi

tanda-bayi-lahir.jpg

Kehamilan yang Berisiko Tinggi Mengandung bagi wanita adalah saat-saat dimana kondisi tubuh harus terjaga. Nah, tapi apakah yang disebut dengan kehamilan berisiko tinggi? Ada kondisi tertentu dimana ibu dapat mengalami kehamilan dimana kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan bias saja terancam sewaktu-waktu. Beberapa kasus ibu hamil yang mengalami masalah saat hamil atau memiliki risiko yang tinggi ketika melahirkan seperti eclampsia akibat tekanan darah ibu yang tinggi. Ini bisa menyebabkan kejang terhadap ibu.

Walaupun tidak semua ibu memiliki komplikasi kehamilan, sebaiknya kita semua mengetahui berbagai macam komplikasi kehamilan agar ibu dapat menangani dan mencegah komplikasi itu terjadi.

Pertama adalah Anemia, atau ketika ibu tidak memiliki sel darah merah yang cukup agar oksigen tidak dapat menyebar ke berbagai organ tumbuh. Hal ini sangat berbahaya karena ibu dapat mengalami pendarahan saat lahir, dan pertumbuhan janin akan cenderung buruk. Selain itu si kecil juga dapat lahir prematur dengan berat badan yang rendah saat lahir. Oleh karena itu, ibu harus rajin minum tablet tambah darah saat hamil.

Kedua adalah Intrauterine Growth Restriction, atau dimana janin lahir dengan tubuh yang kecil. IUGR juga menjadi salah satu pemicu anak untuk menjadi stanting, atau dimana tinggi anak di bawah standar untuk anak seusianya.

Ketiga. Ketika ibu overweight, hasil pemeriksaan USG akan sulit untuk terbaca karena tertutup oleh lemak. Oleh karena itu, ibu terancam mengalami eclampsia atau diabetes gestatsional (diabetes akibat kehamilan).

Keempat. Tekanan darah yang tinggi juga dapat terjadi pada wanita muda dengan kehamilan pertama, kehamilan kembar, atau pada seorang wanita yang menderita masalah kesehatan lainnya seperti diabetes.

Kelima adalah gestasional diabetes, dimana tingkat glukosa darah akan meningkat dan gejala diabetes yang lain mulai muncul selama kehamilan. Di sini, kita perlu tahu bahwa gestational diabetes bukan terjadi karena kekurangan insulin, tetapi karena efek memblokir hormone lain pada insulin yang dihasilkan dalam tubuh.

Jika ibu hamil dengan jarak kehamilan sebelumnya yang kurang dari 1 tahun, juga bisa menjadi risiko yang tinggi. Rahim dan kesehatan ibu belum pulih, dan risiko pendarahan atau pertumbuhan janin yang kurang baik dapat terjadi. Bila sebelumnya ibu menjalani persalinan secara cesar, kemungkinan bekas luka di perut belum pulih.

 

 

 

 

Resolusi Tahun 2017 Untuk Para Ayah

Resolusi Tahun 2017 Untuk Para Ayah

5 Pertanyaan Favorit Seputar ASI!

5 Pertanyaan Favorit Seputar ASI!