Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Tips Senam untuk Ibu Hamil

Tips Senam untuk Ibu Hamil

senam-hamil.png

Ibu, jangan takut untuk banyak bergerak selama hamil. Bahkan, tubuh ibu sangat membutuhkannya untuk melatih dan mempersiapkan otot-otot yang diperlukan saat proses persalinan. Berikut adalah beberapa gerakan senam hamil yang ibu bisa lakukan di rumah sehari-hari dan berbagai macam tips lainnya. Semoga membantu!

1. Walking Lunge

Kaki kanan ditekuk ke depan, kaki kiri ditarik ke kbelakang. POsisi tangan berada tepat di atnara kedua kaki. Setelah 30 detik, tukar.

2. Neck rotation

Putar kepala ke kanan dan ke kiri secara bergantian 2 kali dalam 8 hitungan.

3. Tailor Sitting

Ibu duduk bersila dengan posisi tangan ke depan.

4. Wall Slide Squat

Gerakan ini dilakukan dengan ibu menyender ke dunging demgan posisi setengah duduk, tangan rapatkan ke dinding, tahan selama 30 sampai 60 detik.

5. Step Ups

Lakukan gerakan naik-turun kedua kaki secara bergantian ke media yang lebih tinggi seperti balok atau tanggas sebanyak kurang lebih 2 kali dalam 8 hitungan.

6. Wall Press

Posisi ibu berdidi menghadap tembok dengan kedeua tangan menembpel ke tembok. Lakukan gerakan mendorong tembok secar perlahan dengan posisi pundak sejajar dengan lengan seperti gerakan push-up.

7. Knee Extension

Posisi ibu duduk di kursi dengan kani kanan dan kaki kiri diangkat secara bergantian.

8. Outer Tight Lift

Posisi ibu tidur miring, posisi tangan kanan ke dapan dan tangan kiri menyangguk kepala. Lakukan gerakan naik turun kepada kaki kanan 2 kali 8 hitungan.

Sumber: Bidanku.com

Nah, sebelum ibu senam, alangkah baiknya jika ibu membaca berbagai tips agar semua dilakukan dengan aman.

Ibu selama hamil perlu memperhatikan gerak tubuhnya dengan berolahraga, di samping memperhatikan asupan gizinya. Tentunya, olahraga yang dilakukan pada ibu hamil harus yang ringan dan aman, tidak membahayakan ibu dan juga janinnya. Jadi, dihindari olahraga yang berkaitan dengan kontak perut, berlarian, banyak lompatan, ataupun tendangan.

Umumnya, para dokter menyarankan ibu untuk melakukan senam hamil di usia kehamilan 22 minggu. Usia ini dianggap sudah relatif aman bagi kehamilan ibu. Gerakan pada senam hamil tentunya sudah disesuaikan dengan kondisi tubuh ibu hamil. Instruktur senamnya biasanya para bidan yang sudah terlatih, yang ada di klinik atau rumah sakit dengan fasilitas bagi pelayanan ibu hamil.

Senam hamil pada dasarnya untuk membantu relaksasi ibu hamil, menghindari stress semasa hamil dan menghadapi persalinan, membantu melemaskan otot-otot tubuh, memperlancar aliran darah, serta mempersiapkan fisik dan mental ibu dalam menghadapi persalinan.

Untuk melakukan senam hamil, ada beberapa tips yang dapat ibu lakukan :

  1. Konsultasikan terlebih dulu pada bidan dan dokter

Bisa saja karena ada suatu kondisi kesehatan terkait dengan kehamilan ibu, bidan atau dokter tidak mengijinkan ibu melakukan senam hamil.

  1. Kondisi ibu harus sehat dan nyaman

Gerakan-gerakan yang dilakukan dalam senam hamil tentu memerlukan energi tubuh. Ibu bisa melakukannya dalam kondisi tubuh yang sehat dan segar, tidak memungkinkan bila dalam kondisi tubuh yang sedang lemah karena sakit. Hal ini malah dapat memperparah kondisi ibu.

  1. Ikuti kelas senam hamil dengan instruktur terlatih dan terpercaya

Biasanya senam hamil tersedia di tempat-tempat yang ada pelayanan kesehatan bagi ibu hamil seperti di klinik bersalin atau rumah sakit. Ada jadwal-jadwal kelas senam hamil yang dapat ibu ikuti. Jika ibu ingin melakukan sendiri di rumah lewat buku bacaan atau video, maka pilihlah sumber mengenai senam hamil tersebut yang dapat dipercaya.

  1. Lakukan secara rutin

Sebaiknya senam hamil dilakukan secara rutin, misalnya seminggu 2-4 kali dan setiap kalinya 30 menit. Agar ibu mendapatkan manfaatnya.

  1. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat

Sebetulnya, apapun model baju senam hamil yang ibu pilih sebaiknya yang nyaman dikenakan. Gunakan bra yang pas dan nyaman, kaos dan celana senam hamil yang nyaman dan leluasa serta mudah menyerap keringat.

  1. Suhu ruang tidak terlalu panas dan nyaman.

Hindari suhu ruang yang panas atau lembab. Begitupun jika dilakukan di luar ruang, sebaiknya hindari bila sudah pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore. 

  1. Perhatikan periode pemanasan dan pendinginan

Pemanasan perlu dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih siap untuk melakukan latihan/beraktivitas. Ibu pun dapat terhindari dari kejadian kram yang umumnya sering dialami ibu semasa hamil. Pemanasan bisa dilakukan sekitar 5-10 menit. Setelah selesai senam perlu juga memperhatikan proses pendinginan. Gunanya untuk menenangkan tubuh dari beraktivitas dan ibu pun merasa segar.

  1. Posisi dan gerakan senamnya ringan dan aman

Gerakan-gerakan dalam senam hamil tentu sudah khusus diperuntukkan bagi ibu hamil. Posisi umumnya dilakukan dengan duduk, berdiri, dan berbaring. Gerakannya pun ringan dan tidak membahayakan kesehatan ibu dan janin.

  1. Jangan sampai dehidrasi

Ibu hamil perlu memperhatikan kecukupan air saat sebelum melakukan senam, selama senam, dan sesudah senam. Hal ini agar terhindar dari dehidrasi.

10. Ukur kemampuan diri

Sebaiknya dalam melakukan senam hamil dilakukan sesuai kemampuan ibu. Jangan sampai ibu memaksakan diri bila sudah merasa kelelahan. Sebaiknya, bila ibu sudah merasa lelah, hentikan dan beristirahatlah.

 

Ingin Segera Pulih dari Luka Operasi, Makanlah Ikan Gabus

Ingin Segera Pulih dari Luka Operasi, Makanlah Ikan Gabus

Ayo Cuci Tangan!

Ayo Cuci Tangan!