Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Tips Memilih Daging Untuk Ibu Hamil

Tips Memilih Daging Untuk Ibu Hamil

foods-to-avoid-during-pregnancy-06-722x406.jpg

Sangat penting bagi ibu hamil untuk lebih memerhatikan asupan makanannya. Mengingat, saat itu di rahimnya ada janin yang sangat membutuhkan nutrisi penting untuk perkembangan dan pertumbuhan otak serta tubuhnya. Dan salah satu jenis makanan yang diperlukan adalah, aneka macam daging, termasuk daging merah. Daging menjadi sumber protein hewani yang akan memanfaatkan kesehatan ibu dan bayi.

Protein hewani ini sangat dibutuhkan ibu hamil untuk sintesis albumin. Albumin berfungsi menarik cairan pada pembuluh darah ibu dan mengeluarkannya dari jaringan itu. Terlalu banyak cairan pada pembuluh darah bisa menyebabkan edema (pembengkakan) di kaki, tangan dan wajah ibu. Protein juga diperlukan untuk pembentukan plasenta, cairan amnion, pertumbuhan jaringan uterus dan penambahan volume darah. Nah, menurut World Health Organization (WHO), tambahan protein untuk ibu hamila adalah 0.75 gram. Dengan kata lain, jumlah protein yang diperlukan setiap hari oleh ibu hamil adalah kurang lebih 60-76 gram setiap hari atau sekitar 925 gram dari total protein yang dibutuhkan selama kehamilan.

Tetapi, dalam memilih daging yang tetap untuk ibu hamil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, ibu harus memilih daging ayam atau sapi yang tidak berlemak, daging ayam yang tidak berkulit. Memang, terkadang susah untuk ibu mencari daging yang rendah lemak, tetapi kita dapat meminta pemotong daging untuk memisahkan lemak yang ada di daging. Lalu, ketika memasak daging, pastikan bahwa sudah dimasak dengan sempurna untuk menghindari infeksi beragam bakteri atau parasit seperti toksoplasma, listeria atau salmonella yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang berbahaya. 

Sumber: Google Images

Selain protein, tentu daging seperti sapi akan menambah zat besi di dalam tubuh ibu. Zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah dan sangat penting untuk pertumbuhan dan metabolisme energi, disamping untuk meminimalkan peluanh terjadinya anemia. Kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil. Kebutuhan zat besi ibu naik dari 18 miligram (mg) menjadi 30-60 mg/ hari. Zat besi penting untuk membuat hemoglobin dan protein di dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan tubuh lain, membantu mencegah anemia dan perdarahan saat melahirkan, serta mencegah cacat janin. 

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan

Konsumsi Ikan Bagi Kecerdasan Anak

Konsumsi Ikan Bagi Kecerdasan Anak