Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Tips Memberikan Finger Food Kepada Bayi

Tips Memberikan Finger Food Kepada Bayi

makananbayisehatcom11.jpg

Perkembangan tahapan makan pada bayi sebaiknya dilakukan sesuai dengan usianya. Memasuki 6 bulan, sistem pencernaan bayi sudah mulai siap untuk mengolah makanan yang padat. Usia delapan bulan, tekstur makanan pun bisa bertambah lebih padat dan kasar. Selanjutnya, usia 1 tahun bayi sudah bisa dikenalkan pada makanan keluarga. Saat bayi berusia 8 bulan, ibu bisa memberikan variasi makanan dalam bentuk finger food atau makanan padat yang dipotong seukuran jari atau tangan bayi. Oleh karena itu, bayi mudah menggenggam atau mengambilnya menggunakan tangan. Tak hanya memberikan variasi, finger food juga melatih gerakan motorik halus pada bayi saat ia menjumput makanan lalu memasukkan ke dalam mulut. Tambahan lain dari finger food adalah untuk mengalihkan perhatian mereka ketika gigi bayi sedang tumbuh. Biasanya, bayi akan merasa gatal dan nyeri pada gusinya sehingga ia sering memasukkan jari-jarinya ke dalam mulutnya.

Nah, untuk memberikan finger food pada bayi, ikuti tips berikut:

Berupa makanan sehat Tujuan pemberian finger food adalah untuk meningkatkan melatih kemampuan bayi untuk makan sendiri. Sehingga, makanan yang disediakan sebaiknya berupa makanan sehat, olahan rumah (seperti rekomendasi WHO) dan bukan sereal kemasan atau makanan instan lainnya. Sebaiknya finger food yang diberikan berupa makanan seperti sayur (wortel), buah (pisang) atau sumber protein.

Perhatikan tekstur makanan Meskipun makanan untuk finger food sebaiknya adalah makanan yang mudah dipegang oleh bayi, namun ibu tetap harus memerhatikan teksturnya. Finger food tetap harus bertekstur lembut, mudah dikunyah dan yang peling penting adalah makanan yang diberikan merupakan makanan yang sudah diperbolehkan pada usia tersebut.

Sajikan matang Bila ibu ingin menyajikan sayur untuk finger food, sebaiknya ibu rebus terlebih dahulu sayur tersebut untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut. Begitu juga dengan buah, beberapa buah yang punya tekstur keras seperti pir dan apel sebaiknya dikukus terlebih dahulu.

Sumber: 1health.id

Bahaya Madu Murni Untuk Bayi di bawah 1 Tahun

Pentingnya Atur Jadwal MPASI

Pentingnya Atur Jadwal MPASI