Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Studi : Infeksi Dapat Menyebabkan Stanting

Studi : Infeksi Dapat Menyebabkan Stanting

voaindonesia.jpg

  Para peneliti selama ini berpikir bahwa masalah stanting sebagian besar disebabkan karena kekurangan gizi, tetapi ada sebuah penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan lain yaitu parasit usus dapat menjadi faktor yang berperan besar.

Poonum Korpe, dokter  spesialis infeksi di Fakultas Kesehatan Bloomberg Universitas Johns Hopkins di Baltimore, Maryland mengatakan, “Berbagai studi sebelumnya menunjukkan, meskipun sudah diberikan gizi tambahan seperti  suplemen vitamin atau ASI, kita hanya mengurangi sepertiga kasus stanting di dunia.”

Korpe dan para koleganya menduga stanting selain disebabkan faktor gizi ada kemungkinan semacam infeksi. Mereka mempelajari hampir 400 anak-anak malnutrisi selama dua tahun pertama kehidupan mereka di sebuah wilayah kumuh di luar Dhaka, Bangladesh.

Mereka mendapati 3 dari 4 anak mengalami satu infeksi dengan patogen Cryptosporidium bawaan yang ditularkan lewat air minum tercemar dan fasilitas toilet yang buruk. Seperempat dari anak-anak itu menderita diare parah. Tiga perempat di antara mereka tidak menunjukkan gejala sama sekali. Lebih dari separuh anak mengalami pertumbuhan terhambat pada usia 2 tahun. Temuan ini dimuat dalam jurnal PLoS yang membahas tentang Penyakit-Penyakit Tropis yang Terabaikan.

“Mungkin yang terjadi adalah patogen itu masuk ke dalam usus dan menyebabkan kerusakan pada lapisan usus. Akibatnya, usus tidak bisa menyerap zat gizi penting dari makanan secara optimal. Padahal, zat gizi tersebut penting bagi pertumbuhan jangka panjang,” kata Korpe.

Umumnya, anak-anak yang terinfeksi Cryptosporidium hampir tiga kali lebih besar kemungkinannya menderita pertumbuhan terhambat. Korpe menyimpulkan, gizi yang cukup disertai pendidikan kesehatan (termasuk sanitasi yang baik)  bisa mencegah infeksi Cryptosporidium, sehingga dapat berperan dalam mencegah stanting pada anak-anak yang rentan.

(Sumber : voaindonesia.com)

Kemenkes Kembangkan Penanganan Gizi Melalui Aplikasi Android

Kemenkes Kembangkan Penanganan Gizi Melalui Aplikasi Android

Cara Atasi Bayi Rewel Karena Lapar

Cara Atasi Bayi Rewel Karena Lapar