Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Sanitasi Baik Berikan Jaminan Kesehatan Masyarakat

Sanitasi Baik Berikan Jaminan Kesehatan Masyarakat

beritaekspress-com-bekasi.jpg

  Walikota Bekasi, Rahmat Effendi  bersama Kepala Dinas Bangunan dan Permukiman (Distakim) Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, melakukan kunjungan kerja ke Filipina. Kunjungan ini merupakan undangan USAID melalui IUWASH (Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH), yang tengah gencar menyosialisasikan program perbaikan sanitasi di kawasan Asia Tenggara sejak 26 – 29 April 2016.

Selain Kota Bekasi, ikut serta dalam kunjungan ini  pemerintah pusat dan dari Kota Makasar Sulawesi Selatan, Kota Malang Jawa Timur dan Kabupaten Gresik Jawa Timur. Menurut Dadang, kegiatan ini merupakan pertukaran ilmu dalam pengelolaan limbah tinja, mulai dari peraturan, strategi, dan penerapannya di Kota Manila, Filipina.

“Di sana, sudah dilakukan pelayanan lumpur tinja secara terjadwal, seperti di Maynilad/Lagoona dan Baliwag. Di Kota Bekasi, pengolahan limbah tinja berada di area tempat pembuangan akhir Sumur Batu,” tambahnya.

Walikota sendiri mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan  program inovatif guna mendukung kebijakan dan pembangunan nasional di sektor sanitasi yang pelaksanaannya hingga di tingkat pemerintah daerah. “Poin penting dalam kunjungan ini adanya kesinambungan pembangunan sektor sanitasi melalui berbagai kegiatan terstruktur. Yakni meliputi promosi perubahan perilaku untuk pemicu kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas sanitasi layak, dan  pembuatan peraturan pendukung oleh Pemerintah setempat,” terang Rahmat. Termasuk identifikasi sumber dana perbaikan fasilitas sanitasi rumah tangga, dan penguatan institusional melalui pembentukan dan peningkatan kapasitas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang beroperasi.

Rahmat berharap dengan kunjungan ini implementasinya dapat segera terlaksana dalam bentuk sanitasi publik yang baik. “Sanitasi yang baik akan memberikan jaminan kepada masyarakat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” tutupnya.

 

(Sumber : beritaekspres.com)

 

 

Ketahui yang Terjadi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Ketahui yang Terjadi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Cara Efektif Mempersiapkan Anak Cerdas

Cara Efektif Mempersiapkan Anak Cerdas