Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Ratusan Anak Rimba Belum Terjangkau Imunisasi

Ratusan Anak Rimba Belum Terjangkau Imunisasi

134332_anakrimba2-e1458285615556.jpg

Pekan Imunisasi Nasional Polio telah berakhir 15 Maret 2016. Namun sebanyak 237 anak-anak komunitas Rimba di sekitar Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi belum diimunisasi. Beratnya kondisi geografis menjadi alasan petugas kesulitan menjangkau wilayah tersebut. Saat ini, baru sebagian anak komunitas Orang Rimba yang menempati bagian selatan TNBD yang memperoleh layanan imunisasi polio. Sementara, bagian sebelah barat dan timur yang mencakup wilayah Kabupaten Batanghari, Sarolangun, dan Tebo belum memperoleh layanan imunisasi polio.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Andi Pada mengatakan akan mengecek kondisi tersebut ke dinas kesehatan di tiga kabupaten. Prinsipnya, kata Andi, setiap anak usia 0 hingga 59 bulan memperoleh kesempatan  sama untuk mendapatkan imunisasi polio. "Walaupun hari ini terakhir, kami akan terus lakukan sweeping (penyisiran) ke lokasi yang belum terjangkau," katanya.

Koordinator Kajian Unit Suku-suku dari Komunitas Konservasi Indonesia, Warsi Kristiawan mengatakan, sebagian besar anak yang belum memperoleh layanan imunisasi polio dikarenakan lokasinya berada di dalam dan pinggiran TNBD, sehingga sulit dijangkau. "Di sana juga tidak ada layanan posyandu ataupun puskesmas," ujarnya.

Begitu pula sebagian kecil anak di kelompok Orang Rimba pada wilayah Jalan Lintas Sumatera belum memperoleh layanan imunisasi polio karena para orangtua mereka sedang melangun (berpindah ke tempat lain karena ada kematian anggota kelompok).

Pihaknya masih berkoordinasi dengan dinas kesehatan di masing-masing wilayah. Pelayanan imunisasi polio, menurut Andi, perlu tetap berjalan meskipun jadwalnya berakhir Selasa kemarin.

(Sumber: Regional.Kompas.com)

 

Warga Semper Deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Warga Semper Deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan

45,2 Persen Anak di Kabupaten Kapuas Alami Stanting

45,2 Persen Anak di Kabupaten Kapuas Alami Stanting