Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Posyandu Terpadu Miliki Bina Keluarga Remaja

Posyandu Terpadu Miliki Bina Keluarga Remaja

antarasumsel.jpg

Posyandu Terpadu Wijaya Kusuma II Desa Terate Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan memiliki layanan bina keluarga remaja untuk menyiapkan para generasi muda membina sebuah keluarga yang berencana. Kepala Posyandu Wijaya Kesuma Ernawati mengatakan, di posyandu ini terdapat layanan untuk para remaja yang belum menikah. Layanan ini bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

"Selain BKB (Bina Keluarga Balita), posyandu terpadu juga melayani BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluarga Lansia), serta berbagai kegiatan PKK. Bahkan terdapat PAUD, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pendidikan usia dini bagi anak-anak," kata dia.

Ia mengemukakan, posyandu terpadu mengusung semangat pelayanan masyarakat secara urut, mulai pranikah sampai kelahiran dan perawatan bayi hingga balita. Karena banyaknya kegiatan yang berhubungan dengan keluarga maka posyandu ini juga menjadi tempat silaturahmi para kader PKK, UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga).

"Kegiatan pun beragam. Bahkan di pekarangan posyandu juga dapat dimanfaatkan untuk ditanami TOGA (Tanaman Obat Keluarga), agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat setempat," kata dia. Posyandu terpadu ini melayani 292 balita, 82 ibu hamil, 238 lansia, 20 kader Posyandu dan 2 kader lansia.

Berbagai bantuan telah diberikan Pemkab OKI seperti vitamin dan makanan tambahan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada anak dan ibu. Tahun lalu, Posyandu Wijaya Kusuma II menjadi yang terbaik di Kabupaten OKI dan meraih juara I lomba Posyandu tingkat Sumsel. Prestasi itu mengundang tim penilai lomba Posyandu tingkat nasional mendatangi Desa Terate, untuk memberikan penilaian.

"Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi OKI, masuk dalam lima kontestan posyandu terpadu yang berkompetisi untuk meraih juara tingkat nasional," kata dia. Bupati OKI Iskandar mengatakan, Pemkab OKI sangat berharap Desa Terate bisa berprestasi pada lomba Posyandu tingkat nasional.

"Untuk memberikan pelayanan kesehatan, Pemkab OKI berusaha membangun 1 Poskesdes di setiap desa. Sekarang hanya 4 desa yang belum memiliki Poskesdes, namun ini akan terealisasi secepatnya," kata dia. (Sumber : sumsel.antaranews.com)

Lahan Sanitasi Makin Berkurang

Lahan Sanitasi Makin Berkurang

Ingin Anak Tidak Stanting? Ini Antisipasi Cegah Stanting!

Ingin Anak Tidak Stanting? Ini Antisipasi Cegah Stanting!