Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Perhatikan Tekstur MPASI, Harus Sesuai Usia Bayi

Perhatikan Tekstur MPASI, Harus Sesuai Usia Bayi

1501768_10203704324308602_6310512976416099668_n.jpg

Bayi memasuki usia 6 bulan harus mulai diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI), di samping pemberian ASI yang masih dilakukan hingga usianya 2 tahun. Pemberian MPASI ini harus dilakukan secara bertahap seiring dengan pertumbuhannya. Bayi dikenalkan dengan tekstur makanan yang berbeda di setiap tahap usianya. Hal ini penting untuk membantu perkembangan oromotor bayi. Karena gerakan mengunyah dapat mempengaruhi keterampilan bayi dalam hal berbicara.  Nah, harus seperti apa tekstur makanan di setiap tahap usia bayi ini? Usia 6 Bulan

Tekstur makanan harus sangat lembut dan tidak padat. Ibu bisa memberikan berbagai pureé sayur dan buah. Lihat bagaimana respon bayi ketika mengonsumsi makanan tersebut. Bila muncul ada indikasi alergi sebaiknya segera hentikan.

Usia 7-8 Bulan

Bayi usia ini sudah dapat mengonsumsi makanan saring. Ibu bisa membuatkan nasi tim yang dihaluskan/disaring begitu juga dengan ditambah sayurannya. Untuk lebih menghaluskan teksturnya bisa ditambahkan ASI perah atau kaldu pada makanannya ini.

Usia 9-11 Bulan

Bayi sudah dapat mengonsumsi makanan dengan tekstur lebih kasar dari sebelumnya, seperti nasi tim yang tidak terlalu dihaluskan.

Usia 12 Bulan

Pada usia ini, bayi sudah mulai bisa diperkenalkan dengan makanan keluarga. Namun, hindari makanan dengan bumbu yang terlalu beraroma tajam. Berikan makanan secara bervariasi agar bayi mendapatkan lebih banyak asupan vitamin dan mineral. Selain itu juga dapat menghindarkan anak dari sifat memilih-milih makanan di kemudian hari.

(Sumber: 1health.id)

 

10 Juta Orang di Indonesia Menderita Diabetes

10 Juta Orang di Indonesia Menderita Diabetes

Apa Kata Dokter Soal Penggunaan Garam dan Gula pada MPASI?

Apa Kata Dokter Soal Penggunaan Garam dan Gula pada MPASI?