Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Peresmian Kampung KB

Peresmian Kampung KB

20160313antarafoto-peresmian-kampun.jpg

Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu wadah strategis dalam upaya menyelaraskan pelaksanaan program-program lintas sektor seperti Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Rumah Sehat, Genre (Generasi Berencana), dan Gerakan Masyarakat Sehat.

"Melalui program-program tersebut, diharapkan masyarakat di Kampung KB memperoleh fasilitas dan pembinaan yang berkelanjutan dalam membangun keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera," terang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dalam acara peresmian Kampung KB, di Banjar Uma Anyar, Desa Penarungan Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali (13/03/16).

Peresmian Kampung KB ini dilaksanakan beriringan dengan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang berlangsung selama 8-15 Maret. "Upaya pencanangan kampung KB ini dilakukan karena Bali harus ikut berperan serta dan berpartisipasi dalam upaya pemenuhan bonus demografi yang akan didapatkan pada 2020 hingga 2035," ungkap Puan. Pencanangan juga dihadiri Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dan Wakit Bupati I Ketut Suiasa serta segenap jajaran SKPD Provinsi Bali.

Menko PMK menambahkan apabila Bali mampu memenuhi upaya mendukung program pemerintah dalam menargetkan bonus demografi, maka bangsa Indonesia mampu menjadi bangsa yang kuat. Upaya ini harus dimulai dari merencanakan kelahiran anak. Ini menjadi acuan terlaksana atau tidak program KB.

"Bukan ibu-ibu saja yang harus aktif ikut KB, peran para bapak juga penting dalam menyukseskan program KB yang dicanangkan pemerintah secara nasional. Kampung KB akan diselenggarakan di setiap kabupaten dan kota oleh gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Pembentukan Kampung KB melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat itu sendiri dengan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi dari pemerintah dan pemerintah daerah,” jelas Puan.

Partisipasi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menjamin agar Kampung KB dapat berjalan dengan baik. Karena itu, Menko PMK meminta perhatian dan dukungan semua pihak agar jangan sampai Kampung KB berhenti setelah dicanangkan.

“Hak setiap masyarakat untuk memiliki keluarga dan hidup sejahtera. Karena itu, pembinaan masyarakat dalam kegiatan Kampung KB diarahkan pada upaya memberikan pemahaman bahwa dalam berkeluarga harus merencanakan hidup keluarga yang sejahtera, ekonomi keluarga yang mandiri, berpendidikan, dan sehat. Keberhasilan program KB tersebut akan memberikan manfaat bagi generasi masa depan dan negara dalam mengelola kehidupan yang lebih sejahtera.

Sementara itu, Surya Chandra Surapaty mengatakan, "Kampung KB yang telah dicanangkan dan dibentuk akan dievaluasi secara periodik untuk mendapatkan informasi tentang kelebihan dan kekurangannya. "Kelebihannya dijadikan sebagai pembelajaran untuk ditularkan ke Kampung KB yang lain, sedangkan kekurangannya harus dicari solusi untuk diperbaiki  bersama-sama." 

Pada tahun ini, kata Surapaty, direncanakan pembentukan satu Kampung KB di setiap kabupaten atau kota sebagai proyek percontohan. Selanjutnya, Kampung KB akan dikembangkan jumlahnya dan dibentuk sesuai kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.

(Sumber: Bkkbn.go.id)

Cegah Gizi Buruk dengan Rutin Bawa Anak Ke Posyandu

120 Anak di Kabupaten Bogor Alami Gizi Buruk