Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Peran Serta Masyarakat Melalui Posyandu

Peran Serta Masyarakat Melalui Posyandu

IMG_1375.jpg

  Masyarakat sebetulnya dapat berpartisipasi dalam upaya pelayanan kesehatan melalui posyandu. Posyandu ini dilaksanakan oleh para kader yang juga merupakan anggota masyarakat yang dipilih oleh masyarakat dan di bawah bimbingan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat. Sasaran posyandu pun masyarakat, terutama bayi, balita, ibu hamil, serta pasangan usia subur. Lokasi pelaksanaannya bisa dilaERAkukan di balai desa, rumah penduduk, atau pos RT/RW, dan sebagainnya.

Lantas, apa saja yang dilakukan oleh kader posyandu ini dalam upaya kesehatan masyarakatnya? Sebelum pelaksanaan kegiatan rutin posyandu, para kader sudah menyampaikan rencana kegiatannya kepada kantor desa, mengundang masyarakat untuk datang ke posyandu, mempersiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan seperti alat timbang badan, alat ukur, alat peraga, dan sebagainya. Juga melakukan pembagian tugas pada hari pelaksanaannya.

Sesudah hari pelaksanaan kegiatan rutin tersebut, tugas kader masih berlanjut. Kader akan memindahkan catatan hari pelaksanaan kegiatan  ke dalam buku register atau buku bantu kader, melakukan evaluasi kegiatan serta merencanakan kegiatan berikutnya. Selain itu, juga melakukan kunjungan ke rumah atau kunjungan perorangan. Hal ini dilakukan terutama karena :

  • Ibu dan anak tidak datang 2 bulan berturut-turut ke posyandu
  • Tidak melakukan kunjungan ke posyandu karena sakit.
  • Sering terkena penyakit menular
  • Kondisi berat badan balitanya tidak naik-naik selama 2 bulan atau berada di garis merah grafik pertumbuhan, atau anak yang kegemukan. Untuk mendeteksi masalah tumbuh kembang balita yang boleh dilakukan kader yaitu : menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan.
  • Anak belum mendapatkan vitamin tambahan
  • Ibu hamil yang belum mendapatkan suplemen tambahan
  • Ibu yang kesulitan dalam menyusui bayinya.
  • Ibu mendapat rujukan ke puskesmas bulan sebelumnya

Di luar kegiatan tersebut, yang juga dapat dilakukan kader yaitu membantu petugas kesehatan dalam masalah pendaftaran, penyuluhan, serta usaha kesehatan masyarakat lainnya.

​​​5 Persiapan Calon Ibu Untuk Hasilkan Bayi yang Sehat

​​​5 Persiapan Calon Ibu Untuk Hasilkan Bayi yang Sehat

Kader Posyandu sebagai Promotor Kesehatan

Kader Posyandu sebagai Promotor Kesehatan