Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Penyebab dan Kebiasaan Balita Susah Tidur Nyenyak

Penyebab dan Kebiasaan Balita Susah Tidur Nyenyak

agar-bayi-susah-tidur-tidak-susah-ditangani-alodokter.jpg

Saat terlelap, ternyata bayi mungil Anda bisa memiliki beberapa kebiasaan yang dapat mengacaukan kualitas tidurnya. Padahal, bayi sangat membutuhkan banyak istirahat, terutama yang didapatkan dari tidur nyenyak. Saat bayi tidur akan terjadi perbaikan pada sel-sel otak bayi dan juga hormon produksi dapat tumbuh hingga 75 %. Selain itu, aktivitas tidur juga memiliki efek yang sangat besar bagi kesehatan, fisik, emosi, mental, serta sistem imunitas dalam tubuh. Maka itu, perkembangan serta pertumbuhan bayi sangat tergantung sekali pada pola tidurnya.

Secara bertahap seiring dengan meningkatnya usia, maka makin sedikit waktu tidur yang dibutuhkan anak. Namun pada dasarnya anak membutuhkan banyak waktu tidur. Berikut adalah jumlah tidur anak per hari berdasarkan usia:

- Bayi   0-1 tahun -> waktu tidur: 14-15 jam yang terdiri dari 8 jam tidur malam, dan 6-7 jam tidur siang. - Batita 1- 3 tahun -> waktu tidur: 12-14 jam, terbagi atas 11 jam tidur malam, dan 2-3 jam di siang hari.

Masalah tidur bayi banyak diakui orang tua sangat sulit ditangani, terutama bila sering terjadi di malam hari. Gangguan tidur bisa dialami bayi ketika merasa lelah yang akhirnya menyebabkan si kecil menjadi rewel dan menangis terus menerus. Namun, sebelum dapat mengatasi masalah tersebut, penting bagi orang tua untuk memahami jenis masalah yang dapat mempengaruhi pola tidur bayi. Apa saja kebiasaannya? Ada 4 kebiasaan yang sering dialami bayi yang bisa membuatnya sulit tidur nyenyak:

1. Sering bergerak Di sekitar usia enam bulan, biasanya bayi mulai sering menggerakkan badan saat tidur. Kadangkala ia juga senang membenturkan kepalanya pada kasur atau kisi-kisi boks hingga terlelap. Gangguan tidur ini bisa membuat anak gelisah, tidur bolak-balik dari ujung ke ujung, sering terbangun, rewel dan mengigau.

2. Terbangun di malam hari Menurut Divisi Kesehatan, University of Michigan, AS, masalah yang umum terjadi bayi baru lahir adalah sering terbangun di malam hari. Di tengah malam bayi bisa terbangun, karena ingin minum susu, atau bisa jadi karena suhu ruangan yang panas. Meskipun bangun malam adalah perilaku normal bagi bayi, namun jika terlalu sering dapat menyebabkan gangguan tidur saat si kecil beranjak balita.

3. Berkeringat Beberapa bayi berkeringat lebih banyak saat tidur. Hal ini disebabkan ia menghabiskan waktu lebih banyak dalam tahap terdalam tidurnya. Kondisi ini yang membuat bayi lebih cenderung berkeringat di malam hari dibanding orang dewasa atau anak-anak yang lebih tua. Meskipun keringat adalah kondisi umum, tapi jika terlalu berlebihan bisa menunjukkan adanya masalah kesehatan. Misalnya, terjadi infeksi, sleep apnea atau overheating yang dapat memicu sindroma kematian bayi mendadak (SIDS) terutama jika si kecil menggunakan baju atau selimut berlapis-lapis.

4. Gemeretak gigi ketika tidur Sebagian besar Batita memiliki kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur. Kondisi ini paling sering terjadi saat bayi mendapatkan gigi pertamanya. Kemungkinan bayi melakukan ini karena ada sensasi dari gigi baru, rasa sakit akibat tumbuh gigi atau dari infeksi telinga dan bisa juga karena masalah pernapasan.

Penyebab-penyebab bayi dan balita  susah tidur adalah :

1. Lingkungan yang bising atau panas. 2. Kebiasaan menonton televisi atau bermain gadget sebelum tidur. 3. Ketakutan akan sesuatu yang biasanya karena mendengar atau menonton cerita berbau horor 4. Disebabkan penyakit, misalnya asma, alergi, pilek, yang menyebabkan anak sulit tidur. 5. Melakukan kegiatan yang berat seperti bermain games atau bersenda gurau secara berlebihan yang membuat badan anak menjadi tidak nyaman.

Tips pola tidur anak yang baik :

1. Sejak awal tentukan jam berapa anak harus tidur. 2. Tidur dengan cara yang benar yaitu di tempat tidur, bukan di gendongan atau di ayunan. 3. Ciptakan lingkungan yang sejuk, nyaman dan hening. 4. Biasakan mematikan lampu, dan hanya menggunakan penerangan kecil atau cahaya dari ruangan lain.

Diolah dari : parenting.com, bunda dan sumber lainnya.

Cintai Anak, Cintai Pangan Lokal

Cintai Anak, Cintai Pangan Lokal

Waktu Tepat Pemberian Makanan Keluarga Untuk Anak