Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Pentingnya Tablet Tambah Darah untuk Ibu Hamil

Pentingnya Tablet Tambah Darah untuk Ibu Hamil

tablet-besi.jpg

Jika ibu berkeluh saat hamil, sebaiknya jangan pernah kita remehkan. Apalagi bila dilihat tanda-tanda seperti wajah dan bibirnya yang tampak pucat, kurang nafsu makan, lesu, lemah, cepat lelah, sering pusing dan mata berkunang-kunang. Jika gejala-gejala ini dialami, ada kemungkinan bahwa ibu kurang darah. Nah, mengapa ibu hamil berisiko kurang darah dan apa yang harus dilakukan? Ibu hamil memang rentan terhadap kondisi kurang darah karena cairan tubuhnya yang meningkat. Oleh karena itu, tubuh memerlukan tambahan darh untuk mensuplai oksigen dan makanan bagi pertumbuhan janin. Maka itu sel darah merah perlu banyak diproduksi dengan memanfaatkan protein dan zat besi dari makanan.

Jika zat besi dalam tubuh ibu kurang, ibu tidak hanya kena anemia, tetapi risiko saat melahirkan atau persalinan juga sangat tinggi. Hal yang dapat terjadi adalah bayi yang lahir dengan berat badan rendah, keguguran, kelahiran prematur, pendarahan sebelum atau saat persalinan yang berkontribusi pada angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia. Untuk efek pada bayi, saat dalam kandungan, ia dapat mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangannya sehingga berisiko stanting.

Oleh karena itu, Kementrian Kesehatan RI mengeluarkan dokumen peraturan No. 88 th. 2014 yang hanya membahas pemberian tablet tambah darah. Di dalam peraturan  itu juga disebut bahwa tablet tambah darah juga wajib diberikan kepada wanita di usia subur yang cenderung menderita anemia karena menstruasi yang dialami setiap bulan. Oleh karena itu, tablet tambah darah harus diwajibkan.

Berikut adalah aturan pemberian tablet tambah darah:

  • Untuk wanita di usia subur, tablet tambah darah harus diberikan sekali (1 kali) dalam seminggu.
    1. Saat haid atau menstruasi, TTD wajib dikonsumsi sekali (1 kali) sehari.
  • Ibu hamil harus minum tablet tambah darah setiap hari selama 9 bulan kehamilan atau paling dikit 90 (sembilan puluh) tablet.

Sayangnya, spesifikasi tablet tambah darah seringkali tidak memenuhi standar dari World Health Organization (WHO), terutama tentang kandungan zat besi dan asam folat yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, Kementrian Kesehatan menyebut spesifikasi yang pas di dalam dokumen peraturan tersebut sebagai berikut:

  • Bentuk: bulat/lonjong
  • Warna: merah tua
  • Komposisi:
    1. 60 mg besi elemental (sediaan Ferro Fumarat, Ferro Sulfat atau Ferro Gluconat)
    2. 0,400 mg Asam Folat.
  • Kemasan: Dalam bentuk sachet, blister, strip.
  • Registrasi dan label: Sesuai peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai registrasi obat.

Sumber: Dokumen Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 88 Tahun tentang Standar Tablet Tambah Darah Bagi Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil.

Ibu Fatimah, Bu Kades yang Ingin Mengurangi "Kacang Ijo-nisasi" di Posyandu

Ibu Fatimah, Bu Kades yang Ingin Mengurangi "Kacang Ijo-nisasi" di Posyandu

Jangan Terlalu Cepat Memperkenalkan MPASI kepada Bayi

Jangan Terlalu Cepat Memperkenalkan MPASI kepada Bayi