Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Penelitian: ASI ada Hubungan dengan IQ, Pencapaian Pendidikan dan Tingkat Pendapatan saat Usia 30 Tahun

Penelitian: ASI ada Hubungan dengan IQ, Pencapaian Pendidikan dan Tingkat Pendapatan saat Usia 30 Tahun

58159_620.jpg

Keuntungan jangka pendek pemberian ASI memang telah banyak diketahui. Seperti, mencegah kematian anak, meningkatkan kekebalan tubuh anak, melawan penyakit, meningkatkan status gizi serta tumbuh kembang anak agar ia tidak stanting. Stanting adalah suatu kondisi di mana panjang atau tidnggi badan balita di bawah standar tinggi anak seusianya.

Namun, keuntungan jangka panjang belum banyak diketahui secara pasti, sampai adanya penelitian di Brazil yang dilakukan sejak tahun 1982 sampai 2013. Penelitian tersebut berupaya untuk membuktikan bahwa apakah ada keterkaitan antara pemberian ASI dengan tingkat IQ. Tingkat IQ akan berpengaruh kepada keberhasilan pendidikan serta tingkat pendapatan anak ketika ia dewasa. Hebat sekali, metode penelitian ini adalah dengan “mengikuti” perkembangan peserta penelitian selama 30 tahun!

rsz_screen_shot_2016-08-31_at_114516

Hasil penelitian telah berhasil membuktikan bahwa peserta yang mendapatkan ASi selama 12 bulan atau lebih sejak lahir, memiliki skor IQ yang lebih tinggi sebannyak 3.76 poin. Selain itu, pendapatan mereka lebih tinggi, mereka dapat meraih pendikikan yang lebih tinggi serta pendapatan yang lebih tinggi daripada peserta yang mendapatkan ASI kurang dari 1 bulan, disaat peserta berusia 30 tahun. Informasi tambahan dari penelitian tersebut, bahwa skor IQ berkontribusi sebesar 72 persen terhadap tingkat pendapatan.

Kesimpulan dari penelitan ini adalah pemberian ASI ada hubungannya dengan meningkatkan tingkat kecerdasan, tingkat pendidikan yang lebih tinggi, dan tingkat pendapat saat dewasa. Dan semua hasil tersebut, adalah ciri-ciri dimana sang anak tumbuh dewasa, bebas dari stanting. Di Indonesia, kerugian negara bisa mencapai 300 trilliun Rupiah karena anak yang stanting.

Semoga penelitian jangka panjang seperti ini akan terus dilakukan agar kita menjadi kaya akan informasi tentang ASI untuk menyebarluaskannya.

Sumber: Victora CG et al. Association between breastfeeding and intelligence, educational attainment, and income at 30 years of age: a prospective birth cohort study from Brazil. Lancet Glob Health 2015; 3; e199 – 205.

#ASIEksklusif #IMAWorldHealth #PekanASISedunia #MCAIndonesia #ASI

Menyapih Dengan Kasih Sayang

Infografis: 5 Langkah Menjaga Makanan Tetap Aman

Infografis: 5 Langkah Menjaga Makanan Tetap Aman