Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan

8-cara-agar-balita-tak-makan-berlebihan.jpg

Ketika bayi sudah berumur 9 bulan atau lebih, perutnya sudah lebih siap untuk mengolah makanan yang lebih padat dari sebelumnya. Tetapi, ibu juga harus memperhatikan frekuensi, jumlah, kepekatan dan variasi makanan yang diberikan kepada si kecil. Mari kita simak beberapa hal yang penting.

  • Susui terus bayi sesuai permintaan baik siang maupun malam. Ini akan menjaga kesehatan dan kekuatannya karena ASI masih bagian terpenting dari makannya. Dengan kata lain, ASI masih memberikan separuh dari kebutuhan energi bayi usia 6 sampai 12 bulan.
  • Susui dulu bayi sebelum ia diberikan makanan lain.
  • Waktu memberikan MPASI kepada si kecil, ingatlah tentang: Frekuensi, Julah, Kepekatan, Variasi, Pemerian makan aktif/responsif, dan Kebersihan.
    • Frekuensi: Berikan makanan kepada si kecil 3 kali sehari
    • Jumlah: Tingkatkan jumlah mkanannya secara perlahan menjadi setengah cangkir (250 ml). Gunakan piring atau mangkok sendiri untuk memastikan si kecil memakan semua makanan yang diberikan.
    • Kepekatan: Dalama usia ini, si kecil dapat memakan makanan keluarga yang sudah dipotong-potong, makanan yang bisa ia pegang dan makanan yang diiris-iris.
    • Variasi: Cobalah untuk memberikan makanan yang bervariasi setiap kali makan sperti protein, lemak dan karbohidrat. Supaya si kecil tumbuh dengan baik, sebaiknya awalkan pemberian menu protein hewani yang kaya zat besi (daging, telur, dan produk susu), protein nabati (biji-bijian, akar dan umbi-umbian), kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran kata vitamin A.
  • Tambahkan tabur gizi pada makanan siap saji dalam satu kali makan (2 hari satu kali)
  • Pemberian makan secara aktif/responsif
    • Bersabarlah dan terus berikan dorongan kepada si kecil agar ia mak makan.
    • Nah, janganlah memaksa bayi untuk makan.
    • Gunakan piring tersendiri.
  • Kebersihan: PHBS yang baik juga sangat penting untuk menghindari si kecil terkena diare dan penyakit lainnya jika ibu tidak memperhatikan kebersihan dalam persiapan MPASI.
    • Gunakan sendok, mangkok atau cangkir yang bersih untuk memberikan makanan atau minuman kepada bayi.
    • Simpan makanan yang akan diberikan kepada bayi di tempat yang bersih dan aman.
    • Cuci tangan ibu dengan sabun sebelum menyiapkan makanan dan memberi makan bayi.
    • Cuci tangan ibu dan bayinya sebelum makan.
    • Cuci tangan ibu dengan sabun setelah ke toilet dan setelah membersihkan kotoran bayi.
Apa Saja Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 6-8 Bulan?

Apa Saja Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 6-8 Bulan?

Tips Memilih Daging Untuk Ibu Hamil

Tips Memilih Daging Untuk Ibu Hamil