Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Pasokan Air Bersih di Perkotaan Terancam

Pasokan Air Bersih di Perkotaan Terancam

eb608e81d77141c7add6a1fe18b8710f-e1458708929975.jpg

Pemenuhan air bersih warga perkotaan di Indonesia terancam seiring makin fluktuatifnya debit air baku. Itu diperparah tingginya tingkat kebocoran, mutu air baku buruk akibat pencemaran air di daerah aliran sungai, dan terus meningkatnya kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Untuk menjamin pemenuhan air bersih bagi bagi warga, termasuk di perkotaan, Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air atau Kruha mendorong agar penyusunan regulasi tak kembali memberi ruang besar bagi privatisasi atau komersilisasi air sebagai sumber kebutuhan hidup manusia. Hal ini terungkap dalam Peringatan Hari Air Sedunia 2016 yang digelar di sejumlah daerah; di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Samarinda dan Ambon, (22/03/16).

Di Surabaya, Jawa Timur, misalnya, Sungai Brantas dengan 40 anak sungai menjadi sumber air bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), irigasi dan industri. "Di hilir, 430 industri membuang limbah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas," kata Kepala Divisi Hilir Perum Jasa Tirta I Muhammad Taufiq.

Sementara di Samarinda, Kalimantan Timur, pegiat lingkungan menggelar aksi menyusuri Sungai Karang Mumus, Samarinda, yang tercemar terutama akibat penambangan batubara. Di Kota Ambon, Maluku, debit air turun akibat degradasi lahan di kawasan mata air. menurut Ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku Costansius Kolatfeka, hal itu akibat penebangan kayu dan pembakaran hutan sekitar mata air.

Barce Simamarta, Deputi Direktur Pelayanan Teknis Palyja menambahkan bahwa tidak semua sungai di Jakarta bisa dimanfaatkan untuk bahan baku air minum karena mutu buruk. "Air dari Banjir Kanal Barat mengandung amonium yang melebihi batas ambang sehingga air harus diolah dengan teknologi khusus," ujarnya.

Sementara itu, Kruha menyiapkan naskah akademik yang disusun bersama sejumlah pakar dan akan diseminasikan 29 Maret nanti di Yogyakarta. Mereka berupaya agar undang-undang tidak kembali memberi ruang besar bagi privatisasi air. “Jadi, pemerintah harus memperkuat hak penguasaan negara atas air, pengelolaan air integral, dan perbaikan mutu air baku,” kata Sigit Karyadi Budiono, aktivis Kruha.

(Sumber: Koran Kompas)

 

Bangka Belitung Akan Gelar Seminar Perbaikan Gizi

Bangka Belitung Akan Gelar Seminar Perbaikan Gizi

Program Penyediaan Air Minum di Bantul

Program Penyediaan Air Minum di Bantul