Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Pakis: Sayur Lokal untuk MPASI si Kecil

Pakis: Sayur Lokal untuk MPASI si Kecil

MG_9829v2.jpg

Pakis merupakan satu tanaman dari keluarga pakuan, dan ternyata pakis ini cukup lezat untuk disayur. Sayur pakis juga sering kita temukan di Kalimantan, dimana warga sering sekali mengonsumsi pakis yang sudah diolah. Dan tahukah anda bahwa Pakis adalah salah satu tanaman yang tumbuh secara berkelompok atau rumpun. Pakis merupakan sayur yang mungkin terasa sedikit pahit tetapi banyak sekali kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Pertama, pakis mengandung banyak protein, fosfor, kalium, kalsium serta magnesium. Tekstunya yang kenyal juga memudahkan ibu untuk mengolahnya menjadi makanan pendamping ASI untuk si kecil. Selain itu, di dalam pakis, protein yang ada 4.5 kali lebih banyak jika kita bandingkan dengan sayuran ijau lainnya.

Tetapi, ibu juga harus memerhatikan beberapa jenis pakis yang belum tentu aman untuk dikonsumsi oleh si kecil. Ketika ibu ke pasar, ibu akan menemukan dua jenis pakis, yaitu, pakis cakar elang dan pakis burung unta. Pakis berjenis burung unta dapat langsung dikenali dengan warna hijaunya yang terang, bentuknya seperti biola dan daun keriting yang ada di tengah. Sedangkan untuk pakis jenis cakar elang, daunya lebih kecil dengan bagian yang menggulung. Pakis inilah yang kita temukan di Indonesia.

Dalam penelitian, ditemukan bahwa terdapat konsentrasi ptaquiloside di dalam pakis jenis cakar elang. British Journal of Cancer menemukan bahwa ada kaitan antara ptaquiloside dengan perkembangan kanker usus dan kandung kemih pada sapi dengan konsumsi pakis. Tetapi, bukan berarti ada kaitan langsung antara pakis dan kanker untuk manusia. Jadi iu, tidak harus terlalu khawatir untuk memberi MPASI untuk si kecil dari sayur lokal ini. Ibu dabat mempersiapkan sayur pakis dengan mencuci sayurnya serta merebusnya sampai matang hingga sekedar menghilangkan kuman yang ada di dalamnya. Setelah itu, ibu dapat memasaknya dengan dihancurkan dan dicampur dengan nasi serta lauk seperti ayam atau ikan.

Tips Memilih Makanan yang Sehat dan Aman untuk Ibu Hamil

Tips Memilih Makanan yang Sehat dan Aman untuk Ibu Hamil

Ingin Segera Pulih dari Luka Operasi, Makanlah Ikan Gabus

Ingin Segera Pulih dari Luka Operasi, Makanlah Ikan Gabus