Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

MP-ASI Tak Tepat Usia Bisa Sebabkan Sakit dan Masalah Makan

Pemberian MP-ASI perlu dilakukan di usia yang tepat yaitu sejak usia 6 bulan. Mengapa? Seiring pertumbuhannya, kebutuhan gizi yang diperlukan bayi semakin meningkat. Kebutuhan gizi ini tidak lagi tercukupi hanya dari ASI saja, sehingga perlu ditambah makanan lain pendamping ASI. Di usia 6 bulan ini, sistem pencernaan bayi sudah siap untuk menerima makanan selain ASI. Refleks mengunyah bayi juga sudah harus dibiasakan mengunyah makanan padat. Hal ini untuk merangsang pertumbuhan giginya dan agar kelak ia tidak mengalami masalah kesulitan makan, seperti makan dengan cara diemut. Selain itu, pemberian MP-ASI pada dasarnya merupakan persiapan atau peralihan menuju makanan keluarga ketika ia berusia 1 tahun.

Lantas, apa akibatnya jika pemberian MP-ASI dilakukan di usia yang terlalu dini, seperti contoh bayi baru lahir diberi pisang? Tentunya ini berdampak pada kesehatannya. Karena, di usia kurang dari 6 bulan, sistem pencernaan bayi belum sempurna. Bayi belum mampu mencerna makanan lain selain ASI. Jika bayi menerima MP-ASI di usia terlalu dini maka bisa menyebabkan sakit.

Ada juga ibu yang belum mulai memberikan MP-ASI sesudah usia bayinya 6 bulan atau lebih. Dianggapnya, diberi ASI saja masih cukup. Ada juga ibu yang begitu khawatir bayinya akan tersedak bila diberi makanan MP-ASI. Jelas, pemberian MP-ASI yang terlambat dari usia seharusnya inipun salah. Karena, jika

Bayi usia ini belum diberi MP-ASI maka kebutuhan zat gizinya tidak tercukupi dengan baik. Selain itu, sistem pencernaannya, mulai dari organ mulut seperti rahang dan gigi, dan juga lambung menjadi tidak terbiasa ‘belajar’ menerima makanan padat. Akibatnya, bisa menimbulkan masalah makan pada anak seperti anak yang makanannya diemut, muntah setiap kali diberi makanan bertekstur kasar, mengalami diare atau sembelit, dan sebagainya. Maka itu, ibu harus memberikan MP-ASI sesuai di usia yang seharusnya.

Perkembangan Bayi Usia 6-12 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 6-12 Bulan

Apakah MP-ASI Itu?