Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Mengapa Berat Badan Anak Susah Naik?

Mengapa Berat Badan Anak Susah Naik?

05R3993.jpg

Berat badan bayi memang menjadi salah satu penentu tumbuh kembang bayi. Jika bayi lahir dengan berat badan yang rendah, kesehatannya akan terancam dan bayi harus segera diberi pertolongan. Bentuk tolongan yang sangat penting adalah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan karena di dalam ASI lah semua kebutuhan gizi si kecil ada. Namun, apabila berat bada bayi atau balita sulit bertambah, kita akan jelaskan beberapa penyebab. Jadi, ibu jangan terlalu mengambil kesimpulan jika si kecil kekurangan gizi. Mungkin saja dia susah makan, atau ternyata tubuhnya sulit untuk menyerap dan mengolah nutrisi dari makanan yang ia dapat.

Faktor Gizi atau Makanan

  • Mungkin, bayi tidak mendapat asupan gizi yang maksimal. Oleh karena itu, jangan khawatir untuk memberinya berbagai macam makanan dengan sumber karhbodrat, protein, bahkan lemak yang bermanfaat, vitamin, mineral dan lain sebagainya.
  • Si kecil kemungkinan sudah terlanjur lelah dan tertidur pulas sebelum selesai menyusui.
  • Saat menyusui, si kecil mungkin mempunyai reflex menghisap yang cendering lemah. Jadi ia sulit untuk medapatkan ASI yang cukup.
  • Bayi mungkin memiliki lidah pendek (tongue tied) yang menyebab ia sulit untuk mendapatkan ASI.

Selain itu, ternyata pikiran ibu juga dapat mempengaruhi produksi ASI. 1/3 dari ASI yang pertema keluar adalah foremilk. Nah, setelah ibu mulai untuk menyusui, hormone oksitosin atau yang sering disebut hormone kasih saying akan keluar. Oksitosin, akan membuat ASI keluar dengan lancar dan air susu yang keluar disebut hindmilk. Proses ini disbeut let down reflex (LDR) atau pelapasan ASI. Disini, tanda-tanda yang muncul adalah gatal pada puting.

Jika ibu merasa tidka nyaman, stress atau banyak pikiran, pengeluaran ASI juga tidak akan maksimal. Saat ibu tidak tenang, saraf otak akan gagal untuk mengirim sinyal ke kelenjar-kelenjar payudara yang akan mengeluarkan ASI. Pada akhirnya, si kecil tidak mendapatkan hindmilk, dan berakhir dengan berat badan yang susah naik. Untuk mengatasi hal ini, ibu dapat minta pendukungan dari keluarga yang lebih banyak seperti dari suami dan orang tua. Selain itu, ibu bisa menyusui di tempat yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk.

Penyebab Lainnya:

Jika bayi sedang atau dalam masa penyembuhan, tubuhnya memerlukan asupan gizi yang lebih banyak seperti kalori untuk dapat sehat kembali. Tetapi, terkadang balita kekurangan nafsu makan.

Si kecil mungkin sedang menderita masalah pencernaan seperti diare, reflux atau intoleransi laktosa.

Infografik: Obesitas pada Anak

Infografik: Obesitas pada Anak

Berbagai Macam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil

Berbagai Macam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil