Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (2): Cara Mengatasi

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (2): Cara Mengatasi

7-korban-kelud-150218b-e1470900914420.jpg

Menurut Modul Pelatihan Konseling Menyusui yang diterbitkan Depkes RI tahun 2007, dan sumber lainnya, cara penanganan dari masing-masing masalah di atas adalah sebagai berikut: Payudara bengkak: Kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui (agar pengeluaran ASI menjadi lancar) dan kompres payudara dengan air dingin setelah menyusui. Gunakan pakaian dalam yang nyaman dan tidak sempit sehingga tidak menekan payudara.

Mastitis: Kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui (agar pengeluaran ASI menjadi lancar). Apabila kondisi ini tidak kunjung membaik atau terjadi infeksi, segera komunikasikan pada dokter atau bidan yang akan memberikan antibiotik sesuai resep untuk mengobati infeksi. Dan apakah ibu bisa tetap menyusui? Tentu saja bisa. Sebenarnya, melanjutkan menyusui adalah obat yang terbak (untuk menghilangkan infeksi) walaupun akan terasa sakit di tengah mengkonsumsi antibiotik. Jika payudara terasa terlalu sakit, gunakan pompa atau keluarkan ASI mengunakan tangan.

Statis: Kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui. Ibu yang mengalami statis harus lebih sering menyusui bayinya dan memompa payudara sebelum mulai menyusui. Perhatikan juga siklus pengosongan payudara.

Puting susu datar: Banyak yang mengatakan ibu tidak perlu melakukan apa-apa karenasebagian besar, ibu dengan puting datar dan terbenam tetap dapat menyusui. Tetapi, beberapa ibu perlu sedikit bantuan agar proses menyusui lancar. Perkbaiki bentuk puting dengan alat bantu pengisap yang dapat menggunakan spuit (suntkan yang terbuat dari plastik) yang telah dimodifikasi. Lakukan secara rutin untuk memperbaiki bentuk puting.

Puting lecet: Untuk puting lecet, ibu harus menghindari pengunaan salep atau lotion. Cuci payudara satu kali sehari untuk membersihkan payudara. Selain itu, ibu juga dapat oleskan ASI akhi yang keluar setelah menyusui pada puting dan areola. Walaupun payudara lecet, ASI harus tetap dikeluarkan dengan teknik menyusui yang benar.

Breast Crawl: Kemampuan yang Dimiliki Setiap Bayi saat IMD!

Breast Crawl: Kemampuan yang Dimiliki Setiap Bayi saat IMD!

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (1)

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (1)