Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (1)

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (1)

rsz_1breast-feeding.jpg

Ada beberapa masalah yang berkaitan dengan puting dan payudara yang sering dialami ibu pada saat menyusui, seperti payudara bengkak, mastitis, payudara statis, puting datar, puting lecet, ASI tidak keluar, dan ASI berlebih. Berikut adalah gejala dan penyebabnya, yaitu: Gejala payudara bengkak adalah akibat ASI tidak mengalir dan ibu mengalami demam selama 24 jam. Payudara juga terasa sakit, ada edema, tegang terutama di bagian puting dan payudara terlihat mengkilat dan tampak kemerahan. Penyebab dari payudara bengkak adalah terjadinya penyumbatan pada duktus yang diikuti penurunan produksi ASI.

Mastitis adalah terjadi peradangan pada payudara. Pada saat mastitis, ibu merasakan demam yang dapat disertai dengan infeksi. Selain itu, payudara akan terasa bengkak, keras, nyeri, dan tampak kemerahan. Masalah ini terjadi karena ibu kurang sering menyusui atau aliran ASI kurang baik karena pakaian yang terlalu sempit, ataupun trauma pada payudara.

Statis atau penyumbatan saluran pengeluaran ASi terjadi karena pengosongan payudara yang tidak sempurna. Hal ini terjadi pada ujung puting ASI yang terlihat mengeras, menjadi seperti serbuk. Penyumbatan ini akan menimbulkan dampak lebih lanjut berupa mastitis.

Puting datar, adalah bentuk puting yang rata dan puting terenam, adalah bentuk puting yang tidak menonjol keluar.

Puting lecet adalah kondisi di mana terdapat luka pada puting. Ini dapat disebabkan oleh teknik menyusui yang salah, perawatan yang tidak benar pada payudara, atau infeksi monilia.

ASI tidak keluar adalah kondisi tidak diproduksinya ASi atau sedikit produksi ASI. Hal ini disebabkan pengaruh dari hormon oksitosin yang kurang bekerja akibat kurangnya rangsangan isapan bayi yang mengaktifkan kerja hormon oksitosin.

ASI berlebih adalah kondisi ASI mengalir deras pada awal menyusui. Atau, ASI yang terkadang keluar tanpa adanya isapan bayi. Kondisi ini biasanya disebabkan karena ibu terlalu lama menunda pemberian ASI.

Sumber: Gizi Ibu dan Bayi, oleh Ahmad Syafiq Ph.D, Khaula Karima, S.Gz, dan Dr. Sandra Fikawati

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (2): Cara Mengatasi

Masalah pada Payudara Saat Menyusui (2): Cara Mengatasi

Infografis: Tenaga Kesehatan Dilarang Memberikan Susu Formula

Infografis: Tenaga Kesehatan Dilarang Memberikan Susu Formula