Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Manajemen Laktasi (IMD, Rooming In, On Demand)

Manajemen Laktasi (IMD, Rooming In, On Demand)

berita-fifgroup-berikan-edukasi-menyusui-ke-karyawati-29903_a-1.jpg

Bukan hanya produksi ASI dan asupan ibu yang perlu diperhatikan agar menghasilkan kualitas dan kuantitas ASI yang baik. Manajemen laktasi dan langkah pemberian ASI yang tepat juga perlu diketahui oleh ibu agar bayi memperoleh manfaat ASI. Manajemen laktasi dapat dilakukan sejak ibu masih mengandung dan setelah melahirkan. Sebelum Ibu Melahirkan 

Sebelum bayi dilahirkan, atau saat hamil, ibu dapat mencari informasi tentang menyusui dan teknik menyusui yang benar. Pemeriksaan payudara dapat dilakukan sejak masih hamil, sehingga ibu dapat mengetahui apakah terdapat masalah atau tidak pada payudaranya, seperti misalnya flat nipple (puting susu ibu rata sehingga meninbulkan kesulitan bagi bayi untuk mengisap). Apabila ibu telah mengetahui masalah flat nipple sedari awal, maka ibu dapat diajarkan cara mengatasinya sejak masih hamil, sehingga saat akan menyusui bayi, puting payudara ibu sudah siap. Ibu juga dapat meminta agar tenaga kesehatan yang akan membantu persalinan dapat memfasilitasi ibu untuk melakukan inisiasi menyusui dini saat persalinan.

Saat Segera Bayi Lahir

IMD

IMD merupakan awal kesuksesan ASI eksklusif. Inisiasi Menyusui Dini dapat meningkatkan atau memantapkan ibu untuk memberikan ASI kepada bayi sampai 6 bulan. Memberikan ASI sejak awal kelahiran memberi kesempatan bada payi untuk mendapatkan kolostrum pertama yang kaya zat kekebalan tubuh, juga memberi kehangatan langsung ke tubuh bayi, sehingga bisa mengurangi kejadian kematian akibat kedinginan.

Rooming In 

Ibu dan bayi sebaiknya ditempatkan di ruangan yang sama. Rooming in adalah rawat gabung, yaitu ibu dan bayi dirawat dalam satu kamar sehingga bayi berada dalam jangakuan ibu selama 24 jam. Bayi hanya diberikan ASI saja tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis. Tidak pula diberikan dot atau empeng.

On Demand

Bayi menyusu harus on demand (Babi Led Feeding) yaitu tindakan menyusui bayi harus dilakukan di setiap saat bayi membutuhkan, karena bayi akan menentukan sendiri kebutuhannya. Ibu harus memberian ASI kepada bayinya kapan saja ketika bayi menangis bukan karena sebab lain (kencing, kepanasan/kedinginan atau sekedar ingin didekap) atau bila ibu sudah merasa perlu menyusui bayinya. Menyusui yang dijadwal akan berakibat kurang baik, karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI selanjutkan.

Keuntungan rooming in: 
  • Memungkinkan ibu memberikan ASI on demand. 
  • Mengurangi keinginan memberikan susu botol karena sudah asa ASI.
  • Menyusui dapat berlangsung lebih lama setelah ibu kembali ke rumah
Keuntungan memberikan ASI on demand: 
  • ASI keluar lebih cepat
  • Berat badan bayi naik lebih cepat
  • Dapat menghindari payudara bengkak
  • Proses menyusui lebih mudah terbentuk

Sumber: Depkes RI, 2007

Sumber: Gizi Ibu dan Bayi oleh Dr. Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq, Ph.D, Khaula Karima, S.Gz

Perhatikan 3 Aturan Makan Di Masa Menyusui

PR Kita di 71 Tahun Indonesia Merdeka

PR Kita di 71 Tahun Indonesia Merdeka