Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Lahan Sanitasi Makin Berkurang

Lahan Sanitasi Makin Berkurang

beritacianjur-com.jpg

Kondisi sanitasi di wilayah perkotaan Cianjur saat ini semakin buruk. Pemukiman penduduk yang semakin padat dan tidak adanya lahan kosong, menjadi salah satu alasan pemerintah kesulitan memberikan fasilitas sanitasi. Buruknya sanitasi mengakibatkan masyarakat wilayah perkotaan masih belum bisa melakukan pola hidup sehat. Mereka masih menggunakan aliran air sungai untuk kebutuhan dan keperluan rumah tangganya.

Kepala Seksi Bina Sanitasi lingkungan, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur, Asep Hendriana mengatakan, tak bisa dipungkiri sampai saat ini sanitasi di wilayah perkotaan Cianjur masih buruk. Masih banyak warga perkotaan Cianjur yang mandi, cuci, kakus, di aliran sungai. Artinya, mereka belum memiliki jamban sendiri yang dilengkapi septik tank.

"Sebenarnya, bantuan pusat untuk membangun jamban diprioritaskan untuk sanitasi di wilayah perkotaan. Namun, karena tak adanya lahan, maka diprioritaskan pada daerah yang sudah siap lahan dan paling membutuhkan," katanya.

Untuk membangun jamban dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau dari pusat, minimal warga atau pemerintah setempat menyediakan 100 meter lahan yang diperuntukkan untuk membangun MCK dan ini dihibahkan. Di wilayah perkotaan hal tersebut sampai saat ini sangat sulit, karena tak ada lahan kosong.

Setiap tahun, Kabupaten Cianjur mendapatkan bantuan pembangunan MCK dari DAK sebanyak 7 MCK. "Untuk tahun ini, dari 7 Unit MCK yang akan dibangun, wacananya akan dipotong 10 persen dari pusat, sedangkan dari provinsi dan pemda tidak ada anggarannya," tambahnya.

 

 

(Sumber : beritacianjur.com)

 

 

 

 

Seluruh Puskesmas Wajib Buka 24 Jam

Posyandu Terpadu Miliki Bina Keluarga Remaja

Posyandu Terpadu Miliki Bina Keluarga Remaja