Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar: "Jangan sampai tubuh anak pendek akibat kekurangan gizi,"

Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar: "Jangan sampai tubuh anak pendek akibat kekurangan gizi,"

image.jpeg

PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT- Berikut yang dikatakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Frederika Cornelis, S.Pd. Belum lama ini, IMA World Health dan MCA-Indonesia melakukan tatap muka dengan ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Frederika Cornelis beserta kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Andy Jap untuk mensosialisasikan kampanye “Dukung Ibu Beri ASI,” di Ruang Praja I Kantor Gubernur, Senin (22/8/16).

Kampanye ini merupakan bagian dari Kampanye Gizi Nasional yang tengah dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia, melalui IMA World Heath dan didukung oleh MCA-Indonesia di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Salah satu kunci kesuksesan kampanye ini adalah libatan lintas sektor. Hal ini mencakupi para pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan seperti para bidan dan kader posyandu agar dapat menyebar informasi tentang stanting dan cara mencegahnya dalam aktifitas posyandu. Oleh karena itu, kegiatan kampanye yang diadakan di Landak belum lama ini adalah sosialisasi kepada badan pemerintah di Kalimantan Barat, Landak dan seminar kesehatan tentang ASI ekslusif dalam pencegahan stanting.

Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah dengan angka paling tinggi dengan balita stanting di Indonesia, sekitar 39.7 persen. Kampanye yang dilakukan ini dalam upaya mengurangi stanting. Stanting sebetulnya dapat dicegah sejak awal dengan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. ASI mengandung banyak sekali manfaat.Maka ASI sebagai satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan agar ia tumbuh optimal.

Kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI sampai anak berusia 2 tahun. Selain itu, masalah lingkungan yang bersih dan sehat, tidak buang air sembarangan juga ditekankan. MCA-Indonesia bertemu dengan Ibu Frederika karena PKK sebagai mitra pemerintah memegang peran sangat penting untuk menyebarkan pengetahuan tentang stanting. Selain itu, PKK adalah gerakan yang oleh, dan untuk masyarakat sehingga PKK dapat mendorong mendorong para ibu-ibu di Landak untuk lebih bersemangat dalam menyusui anak-anaknya agar ia bebas dari stanting. “Ini menjadi komitmen kita bersama .Selama ini sudah jalan. Manfaat ASI itu, tidak hanya murahnya, tapi berkaitan dengan peningkatan kualitas generasi akan datang,” ujar Andy.

Menurut Frederika, pemberian ASI sudah dimasukkan ke dalam program setiap kegiatan dan juga akan lebih ditekankan dengan program-program mendatang. “Hal ini penting kaitannya dengan kesehatan. Karena itu kami akan tetap menyampaikan kepada masyarakat mengenai manfaat besar dari menyusui, “ ujar Frederika.

MCA-Indonesia berasal dari Millenium Challenge Corporation, lembaga yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dan pemerintan Amerika Serikat. Salah satu program yang dikdukung adalah Proyek Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk mengurangi stanting (PKGBM). “Pengurangan stunting, salah satu agenda pembangunan utama Pemerintah RI yang merujuk Perpres No. 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Gizi serta RPJMN Tahun 2015-2019. Cegah stunting salah satu target pembangunan Kesehatan Nasional,” kata Bona Siahaan selaku Direktur MCA-Indonesia.

Pada kesempatan ini, Dr. Utami Roesli selaku dokter spesialis anak dan Ketua Sentra Laktasi Indonesia mempresentasikan pula mengenai peran ASI dalam menurunkan stanting. "Di sini kita dapat melihat bahwa mencegah stanting dengan ASI adalah sebuah investasi sumber daya manusia. Jika otak anak-anak kita bolong-bolong, bagaimana mereka bisa memimpin negara?" ujar Dr. Utami. Selain itu, Dr. Utami pun menekankan perlunya keberadaan ruang menyusui atau laktasi di gedung perkantoran untuk menyukseskan para ibu bekerja dalam pemberian ASI eksklusif. “Kami bekerjasama dengan Disnakertrans, agar perusahaan swasta bisa menyediakan pojok laktasi,” kata Andy.

Ketua IBI Sumsel : Jika Bidan Tidak Melakukan IMD, Bisa Kena Sanksi!

Ketua IBI Sumsel : Jika Bidan Tidak Melakukan IMD, Bisa Kena Sanksi!

Ayo Dukung Ibu-Ibu Landak Menyusui!

Ayo Dukung Ibu-Ibu Landak Menyusui!