Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Kenali Gejala Tuberkulosis pada Anak

Kenali Gejala Tuberkulosis pada Anak

rspg-cisarua.co_.id_.jpg

Anak yang tengah dalam masa pertumbuhan bisa saja mengalami hambatan, karena sering sakit-sakitan.Pertumbuhan yang terhambat bisa menyebabkan stanting. Salah satu penyebab anak sering sakit yaitu karena penyakit infeksi. Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit infeksi yang bisa menyerang anak. Apalagi penyakit ini di Indonesia masih merupakan penyakit endemis. Penyakit tuberkulosis ini merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberkulosis. Paling sering menyerang organ paru-paru. Namun, dapat juga menyerang hampir semua organ tubuh seperti tulang, selaput otak, kelenjar getah bening, mata, ginjal, jantung, hati, usus dan juga kulit. Penyakit ini ditularkan oleh orang dewasa yang menderita TB aktif melalui percikan dahak yang keluar saat batuk, bicara, bersin atau bernyanyi. Kemudian percikan dahak yang mengandung kuman TB ini terhirup dan masuk ke paru-paru akan menyebabkan timbulnya infeksi TB.

Pada anak yang terkena tuberkulosis gejalanya sangat tidak spesifik.Tidak seperti halnya pada orang dewasa yang mudah diketahui dengan gejala batuk lama lebih dari 3 minggu. Lantas, gejala apa yang perlu orangtua waspadai pada anak?

  • Demam yang dialami anak berlangsung lama atau lebih dari 2 minggu, atau demam berulang. Demam yang dialami anak ini umumya tidak terlalu tinggi.
  • Nafsu makan turun, berat badan turun atau tidak naik-naik dalam 2 bulan berturut-turut.
  • Batuk yang menetap atau memburuk > 3 minggu
  • Anak tampak lesu dan tidak kelihatan seaktif biasanya
  • Bila diraba pada bagian leher teraba benjolan dan umumnya lebih dari satu
  • Anak ada kontak erat dengan penderita TB paru aktif

Nah, jika ditemui tanda-tanda atau gejala seperti di atas, maka sebaiknya segera bawa anak ke dokter. Konsultasikanlah permasalahannya sehingga dapat segera ditangani.

(Sumber : www.idai.co.id)

Berapa Banyak Asupan Air Minum untuk Anak?

Berapa Banyak Asupan Air Minum untuk Anak?

Petugas Puskesmas Dilatih Menilai Pertumbuhan Anak

Petugas Puskesmas Dilatih Menilai Pertumbuhan Anak