Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Kenali Ciri Snack yang Sehat untuk Balita

Kenali Ciri Snack yang Sehat untuk Balita

kidstoppress-com.jpg

Snack atau camilan untuk balita sebetulnya bisa mendukung asupan gizi anak. Soalnya, kapasitas makan balita sangat terbatas bila mengandalkan dari 3 kali makanan utamanya saja dalam sehari. Maka itu adanya snack di antara waktu makan utama, yaitu antara makan pagi dan siang, serta antara makan siang dan malam, sangatlah membantu menambah asupan gizinya. Selain itu, dengan pemberian snack sehat, orangtua juga sudah membekali anak dengan pola makan sehat di kemudian harinya. Berikut snack yang sehat buat balita :

  1. Harus bergizi. Artinya, mengandung karbohidrat, protein, lemak secara seimbang namun dengan porsi lebih kecil dibandingkan makanan utama. Contoh bubur kacang hijau, sandwich keju mini, roti selai kacang, puding susu, lemper, risoles, pastel dan makaroni panggang.
  2. Siapkan snackdalam porsi-porsi kecil dan tampilannya menarik, agar anak mau memakannya.
  3. Bila memilih snack dalam kemasan, cermati komposisi bahan-bahannya. Pastikan anak tidak mengonsumsi gula berlebih.
  4. Pastikan snackyang disajikan aman. Artinya, bebas dari bahan tambahan pangan (BTP) yang berbahaya dan dilarang BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) seperti : asam borat, asam salisilat, dietilpirokarbonat, dulsin, kalium klorat, kloramfenol, minyak nabati yang dibrominasi, nitrofurazon, dan formalin. Pewarna tekstil seperti Rhodamin B (sering ditemukan pada kerupuk). Makanan mengandung formalin atau rhodamin dapat menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh dan kanker.
  5. Snackharus diolah dan disajikan secara higienis.
  6. Jangan simpan makanan tidak bergizi di lemari atau kulkas, misalnya permen atau keripik.
  7. Untuk anak dengan status gizi lebih atau obesitas, snackjuga merupakan sarana mengontrol asupan kalori sambil tetap mempertahankan rasa kenyang. Berikan snack berupa buah potong, bukan jus buah. Bila anak minum susu, berikan susu rendah lemak/tanpa lemak untuk anak usia di atas 2 tahun.
  8. Biasakan hanya minum air putih. Hindari kebiasaan minum-minuman manis seperti teh manis, teh botol, susu kental manis, minuman berperisa, jus buah yang ditambah gula, dan minuman bersoda.

(Sumber : www.idai.or.id. Tips Memilih Snack Sehat Untuk Anak)

 

Mengapa Bayi Tidak Perlu Diberi Susu Formula?

Mengapa Bayi Tidak Perlu Diberi Susu Formula?

Siasati Asupan Gizi Bagi Ibu Hamil yang Vegetarian

Siasati Asupan Gizi Bagi Ibu Hamil yang Vegetarian