Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Kebun Keluarga: Peran Masyarakat dalam Pencapaian Gizi Seimbang

Kebun Keluarga: Peran Masyarakat dalam Pencapaian Gizi Seimbang

IMG_7190.jpg

LANDAK, KALIMANTAN BARAT — Ketika di Landak bulan lalu, IMA World Health sempat berbincang dengan dua bidan desa dan petugas gizi yang hadir dalam seminar ASI Eksklusif, di Aula Kantor Bupati Landak. Kegiatan peringatan bulan ASI ini merupakan bagian dari Kampanye Gizi Nasional (KGN) yang dikdukung oleh MCA-Indonesia dan Pemerintah Indonesia.

Isdalia, adalah seorang bidan dari desa Sejowet, kecamatan Kuala Behe di Kabupaten Landak. Desa Sejowet termasuk salah satu desa yang paling terpencil. Untuk ke seminar ini, Isdalia bersama rekan-rekannya menempuh waktu selama 6 jam. Tetapi, ia terus semangat melakukan tugasnya.

Dalam perbincangan ini, salah satu isu yang diapaparkan adalah adanya upaya mencegah stanting dari sisi pertanian. Penyebab stanting sendiri adalah kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama.

Mereka sudah berdiskusi dengan Dinas Pertanian di level kecamatan, dan ide yang diusung adalah budidaya pangan dalam bentuk kebun rumah atau kebun keluara di tiap rumah. Dengan adanya kebun keluarga, budidaya pangan seperti sayuran, ubi-ubian akan mendorong masyarakat untuk masak dan makan dari hasil perkebunan mereka. Di desa Semedang, sudah ada tokoh agama yang mempunyai kebun gereja. Dan sampai sekarang, sudah ada sekitar 10 rumah yang menerapkan ini. Bahkan, para warga saling membeli hasil perkebunan mereka masing masing.

Semoga ide ini dapat langsung diterapkan agar masyarakat di Landak lebih semangat untuk memperhatikan asupan gizi yang baik dan seimbang.

Apa itu MPASI Puree?

Apa itu MPASI Puree?

Demi ASI Eksklusif, PNS Perempuan di Aceh Dapat Cuti Melahirkan 6 Bulan

Demi ASI Eksklusif, PNS Perempuan di Aceh Dapat Cuti Melahirkan 6 Bulan