Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Inisiasi Menyusu Dini Rangsang Hormon Cinta

Inisiasi Menyusu Dini Rangsang Hormon Cinta

promkesbanyuuripblogspotcom.jpg

  Ketika ibu melahirkan, mintalah pada penolong persalinan atau dokter, agar bayinya segera diletakkan tengkurap di tubuh ibu. Biarkan bayi bergerak-gerak. Ia akan mencari puting payudara ibu. Setelah menemukannya, bayi akan menyusu. Biarkanlah ia menyusu di dada ibu. Proses inilah yang dinamakan dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Proses ini minimal berlangsung selama satu jam.

 Manfaat Inisiasi Menyusu Dini

       Saat IMD, akan terjadi kontak kulit antara bayi dan ibu. Bayi menjilat-jilati kulit ibu sehingga bakteri yang tidak berbahaya (nonpatogen) memungkinkan masuk ke tubuh bayi. Nantinya bayi akan mempunyai antibodi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Dengan IMD bayi juga memperoleh kesempatan mendapat zat-zat gizi penting dari kolostrum, yaitu ASI pertama yang keluar. Kolostrum mengandung protein dan zat antibodi yang membantu membentuk daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi. Sekaligus penting bagi pertumbuhan usus bayi. Kolostrum ini akan membuat lapisan yang akan melindungi dan mematangkan dinding usus bayi. Bayi yang sejak awal kelahirannya mendapatkan ASI melalui IMD dapat mengurangi risiko alergi.

Selain itu, dada ibu tempat bayi diletakkan juga berfungsi sebagai pengatur suhu yang dapat menghangatkan bayi dan mencegahnya dari risiko mengalami suhu dingin (hipotermia). Kontak kulit yang terjadi antara ibu dan bayi juga dapat meningkatkan ikatan kasih sayang antara keduanya.

Isapan bayi pada puting ibu merangsang hormon  yang membuat ibu lebih tenang, rilek, mencintai dan merasa bahagia. Ibu dan bayi akan menjadi tenang sehingga pernapasan dan detak jantung bayi menjadi lebih stabil dan membuatnya tidak rewel.

Proses IMD juga merangsang pengeluaran ‘hormon cinta,’ yang menyebabkan refleks pengeluaran ASI. Sehingga produksi ASI menjadi lancar dan berlimpah. Hal ini membantu keberlangsungan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan bayi tetap menyusu sampai berusia 2 tahun.

Proses IMD juga dapat membantu ibu dalam pengeluaran plasenta, merangsang kontraksi rahim sehingga mengurangi perdarahan, dan perdarahan paska persalinan akan lebih cepat berhenti.

Ibu Stress Akibatkan ASI Sedikit   

Ibu Stress Akibatkan ASI Sedikit  

Jangan Pernah Buang ASI Pertama yang Keluar

Jangan Pernah Buang ASI Pertama yang Keluar