Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Gunung Kidul Deklarasikan Stop BAB Sembarangan

Gunung Kidul Deklarasikan Stop BAB Sembarangan

Gunung-Kidul-Deklarasikan-Stop-BAB.jpg

  Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama pemerintah kecamatan setempat mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan (BAB) dan pada bulan Mei 2016 seluruh desa sudah bebas BAB sembarangan.

Kepala Sub Direktorat Penyehatan Air dan Sanitasi Dasar Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Eko Saputro mengapresiasi langkah tersebut. "Deklarasi ini sangat bagus, dimana Pemkab Gunung Kidul memiliki komitmen dalam hidup bersih dan sehat,"kata Eko.

Menurut Eko, berdasarkan data yang dimiliki pusat, ada 26 desa di Gunung Kidul yang warganya masih BAB sembarangan. Dari jumlah tersebut,15 desa sudah melakukan pemicuan dan sisanya masih dilakukan verifikasi. “Verifikasi dilakukan dengan sampel rumah di desa tersebut,  di antaranya wawancara, melihat bak sampah apakah masih ada tinja. Juga melakukan wawancara kepada anak-anak di sekitar desa tersebut mengenai lokasi buang air besarnya. Jika jawabannya masih di sungai atau kebun maka hal itu tidak bisa. Pemerintah pusat tentu akan mendukung, salah satunya dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan,” kata Eko.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawati mengatakan Dinas Kesehatan Gunung Kidul menerima DAK Kesehatan nonfisik sebesar Rp7,5 miliar. Dana tersebut akan digunakan salah satunya untuk mendorong stop "BAB" sembarangan. "Bantuan akan disalurkan ke puskesmas-puskesmas, salah satunya untuk pemicuan."

(Sumber : Jogja antaranews)

 

Arisan Jamban Desa Kapuk, Bangka Jadi Percontohan

Arisan Jamban Desa Kapuk, Bangka Jadi Percontohan

Pelaksanaan PIN Polio, Targetkan Generasi Sehat

Pelaksanaan PIN Polio, Targetkan Generasi Sehat