Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Fast Food Lemahkan Kekebalan Tubuh Anak

Fast Food Lemahkan Kekebalan Tubuh Anak

fast_food_2-e1460606313751.jpg

Sering dijumpai, ketika si kecil susah makan solusi paling mudah dan praktis dengan membawanya ke kedai fast food. Makanan fast food yang tinggi lemak dan rendah gizi disertai minuman bersoda, menjadi pilihan. Apalagi bagi orangtua yang punya keterbatasan waktu dan ingin serba praktis. Padahal, perlu diketahui, jenis makanan ini berdampak buruk bagi kesehatan anak. Apalagi anak sedang masanya pertumbuhan. Risiko kesehatan dari fast food ini antara lain :

  • Kegemukan

Riset Thorax (2012) dari survei pada 500 ribu anak di 31 negara pada dua kelompok usia yaitu 6-7 tahun dan 13-14 tahun menunjukkan, anak yang mengonsumsi fast food  3 kali seminggu lebih berpotensi mengalami asma, rhinitis (hidung tersumbat), dan eksim. Pada remaja jumlahnya sebesar 39 % dan pada anak sebanyak 27 %.

Anak yang terbiasa makan fast food akan mudah kenyang sehingga tak ada lagi ruang untuk anak makan yang lebih bergizi. Akibatnya, tumbuh kembang anak tak optimal termasuk perkembangan otak dan juga berisiko mengalami obesitas. Menurut Centre for Disease Control and Prevention, anak obesitas cenderung mempunyai kolesterol dan tekanan darah yang tinggi. Ini merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

  • Melemahkan sistem kekebalan tubuh

Hasil riset yang diterbitkan Nutrition Journal (2014) memperlihatkan ada pengaruh antara pola makan tinggi kalori dengan kekebalan tubuh. Menurut Dr. Ian Myles, fast food akan mengubah keseimbangan bakteri di dalam tubuh dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, anak lebih mudah sakit. “Tubuh seperti halnya sebuah ekosistem. Bila ada keseimbangan bakteri di dalam tubuh yang terganggu maka akan mengubah kesehatan tubuh pula.”

  • Mengganggu konsentrasi dan metabolisme tubuh

Makanan fast food dengan minumannya yang manis bersoda akan menghabiskan energi anak. Akibatnya, akan mengganggu konsentrasi belajar anak. Selain itu, minuman bersoda juga dapat mempengaruhi jadwal tidurnya. Karena kandungan kafein di dalamnya bersifat stimulan. Ini membuat anak susah tidur dan mengganggu metabolisme tubuhnya.

(Sumber: health.harvard.edu, time.com)

 

Tingkatkan Kader Posyandu Melalui Pelatihan

Tingkatkan Kader Posyandu Melalui Pelatihan

4 Pilihan Olahraga Bagi Ibu Hamil

4 Pilihan Olahraga Bagi Ibu Hamil