Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cukupkah Kebutuhan Energi Ibu Menyusui yang Berpuasa?

Cukupkah Kebutuhan Energi Ibu Menyusui yang Berpuasa?

640xauto-jika-ibu-menyusui-berpuasa-akankah-berdampak-pada-asi-1307110-1.jpg

Di masa menyusui, apakah cukup kebutuhan energi ibu untuk keperluan ASI bila ibu menyusui berpuasa? Apakah berpuasa akan berpengaruh pula pada ASI? Biasanya hal-hal seperti ini sering ditanyakan para ibu menyusui yang akan menjalankan puasa. Bagaimanakah sebenarnya bila menyusui ini berpuasa? Pada dasarnya, ketika berpuasa ibu tengah menggeser waktu makan. Saat puasa, jadwal makan dan minum ibu di siang hari ditangguhkan selama kurang lebih 14 jam. Lantas, jika ibu tidak makan dan minum dalam waktu tersebut bagaimana dengan kebutuhan energinya untuk menyusui dan pengaruhnya pada ASI?

Selama ibu berpuasa, komposisi ASI tetap tidak akan berubah. Karena tubuh ibu akan melakukan kompensasi dengan mengambil cadangan energi dalam bentuk protein dan lemak yang tersimpan pada tubuh ibu. Nah, cadangan energi yang diambil tersebut akan tergantikan kembali di saat ibu berbuka puasa. Jadi, ibu tak perlu khawatir akan kekurangan zat gizi untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Namun, bagi ibu yang masih menyusui bayi secara eksklusif, sangat dianjurkan untuk menunda puasa. Karena pada masa ASI eksklusif ini, ASI merupakan satu-satunya asupan cairan dan zat gizi bagi bayi, sehingga metabolisme tubuh ibupun harus bekerja dengan gizi untuk terus menerus memproduksi ASI dengan komposisi yang lengkap.

(Sumber : Gizi Ibu dan Bayi. Dr.Sandra Fikawati, dkk)

Mendapatkan Kandungan Asam Folat Tidak Harus Dari Susu Ibu Hamil

Mendapatkan Kandungan Asam Folat Tidak Harus Dari Susu Ibu Hamil

Bedakan Muntah yang Normal dan Tidak Normal pada Bayi

Bedakan Muntah yang Normal dan Tidak Normal pada Bayi