Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Ciri-Ciri Bayi yang Tengah Mengalami Lonjakan Pertumbuhan

Ciri-Ciri Bayi yang Tengah Mengalami Lonjakan Pertumbuhan

theasianparent.jpg

Pertumbuhan yang dialami bayi dari lahir dapat diketahui dari bertambahnya berat badan dan panjang badan. Umumnya, bayi hingga usia 1 bulan akan bertumbuh panjangnya sekitar 2,5 cm – 4 cm dan berat badannya bertambah sekitar 800 gram – 1 kilogram. Pertambahan panjang dan berat badan ini akan terus meningkat di bulan-bulan berikutnya secara signifikan. Selanjutnya akan melambat di usia 1 tahun.

Dalam masa pertumbuhan bayi sebelum usia 1 tahun, ada suatu periode di mana bayi mengalami pertumbuhan yang lebih cepat atau lonjakan pertumbuhan dari normal. Lonjakan pertumbuhan ini istilahnya growth spurt. Tidak semua bayi mengalami periode lonjakan pertumbuhan di usia yang sama. Ada bayi yang mengalaminya pada usia 7-10 hari, di usia 2-3 minggu atau 4-6 minggu, 3 bulan, 4 bulan, atau 6 bulan. Jadi setiap bayi mengalami periode lonjakan pertumbuhan yang berbeda-beda. Bayi prematur pun akan mengalaminya, meski tidak secepat bayi yang lahir normal.

Di masa periode lonjakan pertumbuhan ini bayi memerlukan energi yang tinggi. Maka itulah orangtua perlu memahami beberapa ciri yang akan dialami pada bayinya, antara lain :

  • Bayi menjadi lebih rewel, gelisah, dan tak mau lepas dari ibu
  • Bayi lebih sering menyusu atau minta menyusu terus
  • Bayi menyusu lebih lama dari biasanya dan tak mau dilepaskan dari payudara ibu
  • Bayi bisa tidak tidur semalaman karena maunya menyusu
  • Bayi tidur siangnya sangat lama

Seringkali orangtua yang kurang paham periode ini merasa khawatir dan cemas menghadapi bayi dengan ciri-ciri tengah mengalami lonjakan pertumbuhan tersebut. Ibu menganggap ASI-nya kurang sehingga bayinya tidak merasa puas dalam menyusu dan tidak merasa kenyang. Akibatnya, masih banyak ibu yang kemudian memberinya tambahan dengan susu formula. Padahal dengan memberi susu formula, bayi akan merasa kenyang. Keinginannya untuk menyusu ASI akan berkurang. Ketika bayi berkurang mengisap ASI, otomatis produksi ASI akan menurun. Maka itulah penting bagi ibu utuk mengenali bayinya yang tengah mengalami lonjakan pertumbuhan. Hal yang dapat ibu lakukan, antara lain :

  • Berpikir positif bahwa ASI cukup

Ibu harus percaya diri bahwa ASI cukup memenuhi kebutuhan bayi yang tengah mengalami pertumbuhan cepat. Semakin ASI dikeluarkan karena seringnya diisap bayi, maka semakin banyak produksi ASI tersedia buat kebutuhan bayinya.

  • Penuhi keinginan menyusu bayi

Jika bayi sering minta disusui, penuhi keinginannya. Misalnya, dalam sehari bisa 8 kali menyusui, maka di periode ini bisa lebih sering. Biarkan bayi menyusui banyak dan lama, payudara akan distimulasi memproduksi ASI lebih banyak lagi.

  • Perhatikan dan jaga konsumsi makan dan minum ibu

Semakin sering bayi menyusu, maka ibu harus cukup memperoleh asupan energi dan zat gizi dari makanan dan juga cairan. Asupan makanan dan minuman ini dapat membantu menjaga produksi ASI dan juga stamina ibu menyusui.

  • Hindari pemberian susu formula

Sebaiknya dalam masa pertumbuhan cepat ini ibu tidak mudah memberi bayinya susu formula. Pertahankanlah untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya dengan ASI eksklusif. Pemberian susu formula akan mempengaruhi berkurangnya asupan ASI pada bayi dan juga terjadinya penurunan produksi ASI.

  • Pantau terus pertumbuhan bayi

Ibu bisa mengetahui sesuai tidaknya pertambahan tinggi dan berat badan bayi dari grafik pertumbuhan bayi. Untuk mengetahui secara lebih rinci lagi mengenai tumbuh kembang bayinya ibu dapat membawanya ke petugas kesehatan/dokter.

Ingin Memantau Pertumbuhan Bayi? Ke Posyandu Saja!

Ingin Memantau Pertumbuhan Bayi? Ke Posyandu Saja!

Tips Memenuhi Asupan Gizi Ibu Menyusui

Tips Memenuhi Asupan Gizi Ibu Menyusui