Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cara Menyimpan ASI Perah dengan Sehat dan Aman

Cara Menyimpan ASI Perah dengan Sehat dan Aman

66244-tips-manajemen-asi-perah-untuk-ibu-pekerja.jpg

Ibu dengan ASI berlimpah kadang-kadang merasa sakit dan penuh jika bayi belum menyusunya, sehingga ibu harus memerah dan kemudian menyimpannya. Untuk menyimpannya, ibu harus tahu caranya. Agar ASI tetap dalam kondisi baik dan bisa diberikan pada bayinya kapanpun. Simpanlah ASI perah tersebut dalam botol kaca bening atau botol plastik yang bertutup. Sesudah ASI diperah, simpanlah dulu di suhu ruang, karena suhu ASI yang baru diperah biasanya masih hangat. Setelah 30-60 menit di suhu ruang barulah dimasukkan ke dalam kulkas. Jika ibu ingin menyimpannya di suhu ruang, perlu diingat daya tahannya hanya sampai 3-4 jam.

Jika disimpan di kulkas bisa ditaruh di bagian bawah dan agak menjorok ke dalam. Jangan taruh di dekat pintu kulkas karena bisa terpengaruh suhu karena seringnya orang buka tutup kulkas. ASI perah dalam kulkas bisa bertahan 3-7 hari. Jika disimpannya di bagian atas kulkas atau freezer bisa bertahan 2-3 minggu atau sampai 6 bulan. Jika ibu menaruh ASI perahnya di tempat pendingin khusus seperti untuk tempat es krim malah bisa bertahan lebih lama lagi, 6-12 bulan.

Kenali Warna dan Bau ASI yang Normal

Kenali Warna dan Bau ASI yang Normal

Bagaimana Merawat Payudara Sebelum dan Selama Menyusui?

Bagaimana Merawat Payudara Sebelum dan Selama Menyusui?