Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cara Hindari Pemberian Sufor Pada Bayi

Cara Hindari Pemberian Sufor Pada Bayi

ASI-makanan-terbaik.jpg

Masih banyak loh, ibu yang pada akhirnya menyerah untuk segera memberikan bayinya susu formula di samping ASI. Umumnya ini karena terdorong oleh rasa cemas, bingung, dan khawatir ibu ketika menghadapi kondisi bayi seperti berikut : - Bayi sering rewel karena lapar

- Bayi menyusu lebih sering dan lebih lama dari biasanya.

- Bayi menyusu terus

- Bayi sulit dilepaskan dari payudara ibu

- Pola tidur bayi berubah misalnya ketika malam hari bayi inginnya menyusu terus dan siang harinya tidur sangat lama.

Kondisi bayi seperti itu biasanya ditemui pada usia yang berbeda-beda. Ada pada bayi usia 7-10 hari, usia 2-3 minggu, usia 4-6 mingggu, usia 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.

Sebetulnya, ibu tak perlu cemas, panik, dan khawatir menghadapi kondisi bayi seperti itu. Hal yang perlu ibu ketahui yaitu bahwa bayi dengan kondisi itu sebetulnya tengah mengalami masa growth spurt yaitu masa percepatan pertumbuhan. Bayi mengalami fase pertumbuhan yang lebih cepat dari keadaan normal.  Lantas, apa yang harus ibu lakukan ketika menghadapi kondisi seperti itu? Berikut yang dapat ibu upayakan :

  • Pertahankan terus pemberian ASI dengan lebih sering. Biarkan bayi menyusu berlama-lama, sesuai keinginan/permintaannya. Semakin sering bayi menyusu maka payudara akan distimulasi untuk terus memproduksi ASI.
  • Jangan pernah sekali-kali memberinya susu formula. Karena bisa membuat keinginan bayi menyusu ASI berkurang. Akibatnya, produksi ASI pun berkurang.
  • Ibu harus cukup mengonsumsi energi dan zat gizi, serta minum air yang cukup, agar produksi dan ketersediaan ASI dapat memenuhi tuntutan kebutuhan bayi. Selain juga untuk menjaga stamina ibu semasa menyusui.
  • Singkirkan perasaan maupun pikiran ibu yang negative seperti misalnya perasaan ibu mengenai ASI yang tidak mencukupi. Berpikirlah positif selalu bahwa ASI ibu cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya.
  • Ibu harus berprinsip bahwa semakin sering ASI diberikan/diisap bayi maka semakin banyak produksi ASI ibu.
Boleh atau Tidak Makanan Ini Bagi Ibu Menyusui?

Boleh atau Tidak Makanan Ini Bagi Ibu Menyusui?

Akomodasi untuk ibu menyusui. Wajib!

Akomodasi untuk ibu menyusui. Wajib!