Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cara Efektif Mempersiapkan Anak Cerdas

Cara Efektif Mempersiapkan Anak Cerdas

tipsanakcerdas-com.jpg

Anak sehat, cerdas, dan produktif merupakan dambaan setiap orangtua. Anak merupakan investasi di masa depan. Untuk menciptakan anak seperti itu maka dimulai sejak masa kehamilan. Maka itu, kehamilan harus dipersiapkan sebaik mungkin. Ibu harus mempunyai pengetahuan yang baik untuk membentuk anak seperti yang didambanya. Hal yang paling berperan penting harus dipersiapkan ibu sejak masa kehamilan adalah masalah gizi. Karena ini penting bagi siklus kehidupan keturunan selanjutnya yang dilahirkan. Peran gizi di masa kehamilan sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin.

Studi membuktikan, ibu dengan status gizi kurang selama kehamilan akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin. Selanjutnya, bayi yang dilahirkan akan mempunyai berat badan lahir rendah, yaitu kurang dari 2500 gram. Bayi dengan berat badan lahir rendah ini akan mengalami proses pertumbuhan yang lambat. Apalagi jika bayi tersebut tidak mendapatkan ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI yang memadai.

Selanjutnya, kondisi bayi seperti itu ditambah lagi dengan terbatasnya akses terhadap makanan balita serta pola asuh anak yang kurang memadai berdampak pada kehidupan anak di usia-usia selanjutnya. Anak akan berkembang menjadi anak usia sekolah  dan remaja yang mengalami gangguan pertumbuhan. Hal ini ditandai dengan kurang gizi dan  produktivitas fisiknya yang rendah.

Di masa remaja, ketika remaja putri yang kurang gizi tersebut menikah dan hamil, ia akan menjadi ibu yang kurang energi kronik. Akibatnya, siklus ini akan kembali terulang dalam melahirkan generasi selanjutnya. Maka itu, dengan memberi pengetahuan dan wawasan yang lebih baik pada calon ibu/ibu, siklus tersebut dapat dicegah untuk tidak terulang kembali. Pada akhirnya, ibu dapat melahirkan generasi anak sehat, cerdas, dan produktif.

 

Sanitasi Baik Berikan Jaminan Kesehatan Masyarakat

Sanitasi Baik Berikan Jaminan Kesehatan Masyarakat

Sarana Prasarana Posyandu di Sukabumi Masih Kurang

Sarana Prasarana Posyandu di Sukabumi Masih Kurang