Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cacingan Bisa Menghambat Pertumbuhan Anak

Cacingan Bisa Menghambat Pertumbuhan Anak

juaranewscom1.jpg

Anak tampak kurus, berat badan tak naik-naik, tak nafsu makan, perut agak buncit, lemah dan lesu, sering mengeluh sakit perut dan kadang berulang, sering meludah, rewel dan sulit tidur karena gatal pada anus. Apakah ini tanda anak mengalami cacingan? Cacingan pada anak sulit dideteksi. Namun, gejala umum di atas perlu dicurigai anak mengalami cacingan. Cacing masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang tidak terjaga kebersihannya dan bisa juga masuk dengan cara menembus kulit.

Cacing akan bertahan di dalam usus dan bisa menimbulkan infeksi sehingga anak sering mengeluh sakit perut atau bahkan diare. Adanya infeksi di dalam perut juga menyebabkan tinja berbau busuk. Selain itu, adanya cacing di perut bisa meningkatkan air liur. Hal ini yang menyebabkan anak sering meludah.

Cacing yang ada dalam tubuh ini akan mengambil zat-zat gizi dan sari makanan dengan menyerap darah di dinding usus. Sementara anak membutuhkan zat-zat gizi tersebut untuk pertumbuhannya. Maka itu, akibat cacingan, anak bisa mengalami kekurangan zat gizi, kekurangan darah, sehingga mempengaruhi tumbuh kembang secara fisik baik dalam tinggi badan dan berat badan anak di bawah rata-rata. Anak juga akan kekurangan zat-zat gizi penting untuk otak, sehingga berpengaruh pada kecerdasan anak yang tidak optimal. Kekurangan gizi karena cacingan juga menyebabkan daya tahan tubuh menjadi lemah sehingga anak mudah terkena penyakit. Maka itu, jangan anggap cacingan hal yang sepele.

Salah satu penyebab anak rentan terkena cacingan yaitu karena faktor kurangnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Maka cara terbaik menghindari dari cacingan yaitu dengan menerapkan pola perilaku hidup sehat dan bersih. Jaga kebersihan diri anak dan juga lingkungan. Jangan biarkan anak bermain di tanah,  orangtua harus sering memperhatikan kebersihan diri anak seperti mandi, menggunting kuku, memakai alas kaki jika anak main, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga selalu menjaga kesehatan anak dengan memberi makanan yang terjaga kebersihannya serta bergizi.

Untuk pencegahan dan pengobatan yang efektif  bisa dilakukan pemberian obat cacing secara rutin setiap 6 bulan sekali. Pemberian obat cacing dilakukan pada anak di atas 2 tahun.

Batuk Pilek Bisa Jadi Membahayakan

Batuk Pilek Bisa Jadi Membahayakan

Syarat Rumah Bersih dan Sehat