Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

“Bu, Memang Banyak Ya, Orang Cebol di Sana?”

“Bu, Memang Banyak Ya, Orang Cebol di Sana?”

Yeni-Roslaini.jpg

Ada sebuah pengalaman menarik dari sebuah acara pelatihan jurnalistik di Palembang, sekitar Desember 2015 lalu. Ketika itu, Yeni Roslaini, Direktur Eksekutif Women Crisis Centre Palembang turut membantu pelaksanaan acara tersebut. Yeni membantu memobilisasi para jurnalis di wilayah tugasnya tersebut. Keterlibatannya tentu karena berkaitan dengan bidang tugasnya yang berhubungan dengan masalah-masalah wanita/ibu. Berdasarkan riset kesehatan daerah, angka stanting di kabupaten Ogan Kemering Ilir (OKI) masih termasuk tinggi. Di sela obrolan Yeni dengan wartawan, ada tercetus pertanyaan,”Bu, memang banyak ya, orang cebol di sana?” Lantas Yeni menjawab dengan menjelaskan, “Stanting itu bukan orang cebol, tapi potensi anak untuk bertubuh pendek.” Setelah mendapat penjelasan tersebut barulah mereka tahu,”Oh, jadi, stanting itu bukan orang cebol, ya Bu.”

Ternyata, masih banyak dalam pikiran para jurnalis bahwa stanting (anak pendek) itu adalah seperti anak cebol. Bahasa yang digunakan mereka seperti itu. “Saya bisa maklum, karena latar belakang pendidikan jurnalis juga beragam. Bagi jurnalis yang sudah senior mungkin sudah lebih mengerti dan paham mengenai isu stanting dibandingkan jurnalis yang masih baru, misalnya,” ujar Yeni.

Maka itu, menurut Yeni, adanya pelatihan jurnalistik yang diadakan sehari di Palembang menjadi sangat penting dan bermanfaat sekali. “Selama ini kalau menulis tentang stanting, mereka lebih mengarah pada masalah gizi buruk. Padahal, stanting berbeda dengan gizi buruk,” ungkap Yeni.

Menurut Yeni, tak sedikit jurnalis yang memberikan testimoni bahwa adanya pembekalan dalam jurnalistik ini membuat mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai stanting. Mereka juga dapat mempublikasikan informasi stanting yang benar kepada masyarakat.

Bahkan ada jurnalis yang tertarik untuk mengetahui lebih mendalam lagi mengenai isu stanting. Mereka juga berkomitmen untuk terus mengawal isu stanting. Tanpa ada momen atau jadwal kegiatan yang terkait dengan masalah gizi sekalipun, mereka tetap menulis tentang isu stanting. Ini menunjukkan suatu bentuk ketertarikan yang mendalam. Ada keinginan mereka untuk menyampaikan pada masyarakat bahwa stanting ini isu yang penting untuk diketahui.

Bahkan ada juga media yang berupaya mencari tahu lebih dalam mengenai isu ini dengan turun langsung ke lapangan. Mereka ingin melihat bagaimana persepsi masyarakat tentang stanting, melakukan investigasi dan juga liputan secara khusus.

Menurut Yeni, tak sebatas itu saja ketertarikan para jurnalis. Istilah kata stanting pun menjadi bahan diskusi di kantor-kantor media. Manakah penulisan yang benar, stanting atau stunting (versi Bahasa Inggris)? “Saya sempat jelaskan mengapa pilihan kata stanting yang digunakan. Karena maknanya bisa lebih luas daripada makna yang tersirat dari arti kata pendek,” papar Yeni.

Selain dihadiri para jurnalis, pelatihan jurnalistik di Palembang juga dihadiri para narasumber yang memberikan pembekalan terkait stanting. Narasumber berasal dari dinas kesehatan, pemerintahan daerah, pemberdayaan perempuan, dan sebagainya. Harapannya, para jurnalis dapat saling bekerjasama memberikan informasi yang benar mengenai stanting, untuk disampaikan pada khalayak masyarakat dan para pengambil keputusan.

 

 

Puskesmas Gelar Advokasi Kesehatan

Puskesmas Gelar Advokasi Kesehatan

Pentingnya Menurunkan Stanting: Dalam Perspektif Kristen

Pentingnya Menurunkan Stanting: Dalam Perspektif Kristen