Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Bolehkah Ibu Tetap Menyusui dalam Kondisi Hamil Lagi?

Bolehkah Ibu Tetap Menyusui dalam Kondisi Hamil Lagi?

solusisehatku-com-hamil-menyusui.jpg

Usia bayi belum setahun tapi ibu sudah hamil lagi. Apakah menyusui bayinya tetap dilanjutkan ataukah perlu disapih? Sebetulnya, ibu tetap bisa menyusui selama kehamilannya baik-baik saja dan ibu juga sehat. Pastikan ibu makan yang bergizi seimbang sehingga ibu dan bayi memperoleh asupan gizi yang dibutuhkan.

Meski kondisi ibu sedang hamil lagi, tubuh tetap masih memproduksi ASI. Jadi, ibu masih tetap bisa menyusui. Bahkan setelah bayi berikutnya lahir, ibu bisa menyusui kedua bayinya. Kabar baiknya, bagi ibu yang menyusui dua bayi sekaligus kecil risiko ibu mengalami mastitis.

Ibu tak perlu khawatir dengan adanya hormon oksitosin yang mendorong keluarnya ASI dan bisa menyebabkan kontraksi rahim ketika persalinan. Karena rahim ibu tidak akan bereaksi dengan adanya hormon oksitosin ini sampai usia akhir kehamilan ibu.

ASI ibu mulai akan mengalami perubahan menjadi kolostrum yang kaya akan zat gizi. Kolostrum ini akan dibutuhkan oleh bayi berikutnya ketika lahir hingga beberapa waktu ke depan. Adanya perbedaan pada ASI ini dapat dirasakan oleh bayi yang tengah menyusu. Bisa saja bayi kemudian akan mengurangi dengan sendirinya menyusu pada ibu, tapi ada juga bayi yang tetap saja menyusu seperti biasa.

Ibu tak perlu khawatir akan kolostrum yang telah terpakai oleh si kecil. Karena produksinya masih akan terus berlangsung hingga bayi berikutnya lahir.

Jadi, keputusan apakah tetap menyusui sampai bayi berikutnya lahir ataukah tidak tergantung keputusan ibu.  Kalaupun ibu ingin menyapih, jangan lakukan ketika bayi berikutnya lahir. Karena si kecil akan merasa ibu meninggalkannya. Jadi, sapihlah sebelum bayi berikut lahir.

Ada kondisi tertentu di mana ibu hamil menyusui memang perlu menyapih bayinya sebelum kelahiran bayi berikutnya. Ini perlu dilakukan bila sebelumnya ibu pernah mengalami persalinan prematur, ibu pernah mengalami keguguran, atau ada kejadian perdarahan.

(Sumber : babycentre.co.uk)

Peran Ayah Bagi Keberhasilan Ibu Menyusui

Peran Ayah Bagi Keberhasilan Ibu Menyusui

Pelarangan Promosi Produk Susu Formula Bayi

Pelarangan Promosi Produk Susu Formula Bayi