Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Bila Bayi Usia 6 Bulan ke Atas Sakit, Berikut Ini Pemberian Makannya!

Bila Bayi Usia 6 Bulan ke Atas Sakit, Berikut Ini Pemberian Makannya!

97384262-Hello-Sehat-1024x683-700x467-1.jpg

Penyakit bisa muncul kapan saja dan bayipun bisa mengalaminya. Bukan hal mudah bagi orang tua menghadapi kondisi bayi yang sedang sakit, misalnya diare. Umumnya, bayi akan tampak lemah. Bagi bayi yang sudah mengonsumsi makanan padat, nafsu makannyapun menjadi berkurang. Padahal, dalam kondisi sakit, bayi harus cukup memperoleh asupan gizi dari makanan. Hal ini untuk daya tahan tubuhnya serta kemampuan tubuh dalam melawan penyakit.

Biasanya, bila bayi sakit orangtua segera membawanya ke dokter untuk memperoleh pengobatan. Meskipun bayi sudah mendapatkan pengobatan, orangtua tetap harus melakukan pemberian makan setiap harinya seperti biasa. Asupan makan yang baik dan bergizi akan mempercepat membantu kesembuhan sang buah hati. Orangtua tak perlu bingung seperti apa pemberian makan pada bayi bila sedang sakit. Berikut ini yang orangtua perlu perhatikan dalam pemberian makannya :

  • Beri ASI lebih sering dan lebih lama setiap kali pemberian

ASI dapat membantu bayi melawan penyakit dan infeksi yang dialaminya. Selain itu, ASI juga dapat mencegah dari kejadian bayi mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) dan kekurangan zat-zat gizi.

  • Beri cairan ekstra

Bayi yang mengalami diare bisa kehilangan banyak cairan. Cairan yang keluar dari tubuh tersebut harus digantikan. Jadi, setiap kali sehabis bayi buang air besar, berikanlah cairan berupa air matang/air minum sedikit demi sedikit. Pemberiannya ½ - 1 gelas setiap kali habis buang air besar. Selain cairan dari air matang/air minum, bayi juga bisa mendapatkan cairan lain misalnya dari dari kuah sayur, jus buah, air kelapa, dan lain-lain.

  • Tetap beri makan secara teratur

Meski bayi dalam kondisi sakit, jangan dipuasakan tidak makan. Lakukan pemberian makanan padat sesuai tahapan usianya seperti biasa secara teratur setiap hari. Kalau tidak, tubuh bayi bisa mengalami kekurangan zat-zat gizi.

Berikan makanan yang lembut/lembek seperti bubur atau makanan lembek sesuai usianya. Selain mudah ditelan, makanan ini juga mengandung cairan. Jika anak kurang berselera, bujuk perlahan dan semangati anak untuk mau makan. Berilah sedikit demi sedikit namun sering.

  • Beri makanan bergizi

Makanan yang diberikan pada bayi harus yang baik dan bergizi. Hindari pemberian makanan yang berlemak dan rasanya pedas. Bayi bisa diberikan makanan bubur/nasi lembek dengan ada sayur dan lauknya seperti ikan/daging yang dimasak lembut. Setelah makanan dimasak matang, berikan selagi hangat pada bayi. Bayi bisa diberikan pula makanan yang mengandung vitamin A yang baik untuk daya tahan tubuh bayi dan membantu untuk cepat pulih dari sakit, misalnya hati, ikan, buah-buahan berwarna kuning, sayuran berwarna hijau, dan lain-lain.

  • Beri makanan ekstra bila baru sembuh sakit

Setelah bayi sembuh dari sakitnya, sebaiknya tambahkan satu porsi makanan padat setiap harinya. Lakukan pemberian tambahan makanan ini selama 2 minggu. Hal ini untuk membantu menggantikan zat-zat gizi yang hilang selama bayi sakit dan membantu untuk mengembalikan berat badannya semula sebelum bayi sakit.

Sumber :

  • Buku Kesehatan Ibu dan Anak Usia Dini, Kemneterian Kesehatan RI dan JICA, 1997
  • Buku Saku Lintas Diare, Kementerian Kesehatan RI, 2014
  • Paket Konseling : Pemberian Makan Bayi dan Anak, UNICEF
Puskesmas Harus Lebih Aktif!

Puskesmas Harus Lebih Aktif!

Pemberian Makan pada Bayi 6 Bulan yang Sakit

Pemberian Makan pada Bayi 6 Bulan yang Sakit