Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Berbagai Macam Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh si Kecil

Berbagai Macam Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh si Kecil

protein2-e1476423335640.jpg

Makanan Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh si Kecil Sebagai orang tua, kita tentu merasa khawatir ketika anak jatuh sakit. Tetapi, anak akan jarang terkena penyakit jika ia terus diberi makanan yang bergizi. DI bawah adalah beberapa jenis makanan yang akan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil agar ia tetap menjadi anak yang aktif dan kuat.

Pertama adalah ASI. Jika si kecil belum berumur 2 tahun, ibu dapat rajin memberikan ASI yang bahkan sering disebut sebagai vaksin pertamanya. Di dalam ASI, terdapat kandungan antibody dan sel-sel darah putih yang keduanya berguna untuk meningkatkan system kekebalan tubuh dan membantu untuk melawan berbagai penyakit seperti infeksi, alergi, diare dan meningitis.

Makan buah-buahan dan sayuran juga selalu sangat penting karena banyaknya vitamin dan juga fitonutrien yang ada di dalam buah dan sayur. Jadi, sel darah putih si kecil akan terus bertambah yang bertindak sebagai penghalang virus dan berbagai macam penyakit lainnya. Berikanlah kepada si kecil setidaknya beberapa potong kecil buah dan sayur dalam menu makan sehari-harinya.

Yogurt juga sangat bagus untuk sistem imunitas si kecil, dan dapat diberikan kepadanya ketika ia sudah cukup besar. Yogur mempunyai kandungan bakteri “baik” yang dapat melawan ancaman virus. Selain itu, ia juga dapat mencaga sistem pencernaan, terutama usus. Sistem pencernaan yang sehat sangatlah penting untuk menjaga kekebalan tubuh yang baik.

Berikutnya adalah daging sapi yang mengandung mineral zinc. Zinc juga salah satu mineral yang dapat menambah jumlah sel darah putih di dalam tubuh si kecil. Tetapi, ketika ibu menyiapkan daging di dalam makanan pendamping ASI atau makanan sehari-harinya, pastikan bahwa ibu memilih daging sapi yang rendah lemak. Hal ini juga harus diperhatikan untuk jenis daging lainnya seperti ayam. Bahkan, dalam sebuah studi, sup ayam dengan potongan sayur seperti wortel sudah terbukti menjadi makanan efektif untuk membersihkan tubuh si kecil dari virus dan bakteri patogen. Nah, karena kuahnya yang panas, sup ayam dapat meredakan suhu pada saluran udara di tubuh si kecil. Selain itu, lender yang ada di hidung yang tersumbat akan turun dan mengencer.

Salah satu pangan lokal yang dapat meningkatkan sistem imunitas si kecil adalah ubi jalar yang memiliki kulit oranye atau ungu. Nah, di dalam ubi jalar, terdapat banyak vitamin C yang bersifat sebagai antioksidan. Selain itu, manfaat ubi jalar adalah menjaga kulit si kecil dari bakteri dan kuman penyakit, sehingga tercegahnya kondisi kulit seperti eczema yang sering dialami oleh balita dan anak.

Bayam juga adalah salah satu jenis sayur yang sering diabaikan oleh banyak orang karena rasanya yang cenderung hambar. Tetapi bayam adalah jenis sayur yang harus ibu berikab kepada si kecil secara beratur. Kandungan vitamin di dalam bayam adalah vitamin E, A, C, K, serta asam filat, betakaroten dan juga mineral seperti zinc yang sudah kita sebut sebelumnya. Namun, ibu harus perhatikan untuk tidak memasak bayam terlalu banyak karena nanti kandungan nutrisinya akan hilang.

Nah, dan tidak kalah pentingnya, ibu juga harus pastikan bahwa lingkungan di rumah sudah bersih dan sehat. Mengapa? Karena sangat percuma jika ketika si kecil mendapatkan asupan makanan yang bergizi tetapi hidup di lingkungan yang tidak higenis. Pastikan bahwa di rumah ada toilet atau tidak jamban yang sehat untuk mencegah penyakit seperti diare. Selain itu, ibu juga harus mengajarkan anak untuk membangun kebiasaan hidup yang sehat agar mereka mengingat kebiasaan-kebiasaan sampai ia dewasa dan selamanya. Salah satunya adalah untuk mencuci tangan dengan sabun dan air bersih untuk mengurangi penyebaran kuman. Nah, mungkin menjaga kebersihan tidak menjamin bahwa ibu, ayah dan si kecil akan hidup sehat selamanya, tetapi hal itu akan mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh si kecil dan keluarga.

 

 

Tips Cerdas Agar Anak Tidak Gampang Sakit saat Musim Hujan

Tips Cerdas Agar Anak Tidak Gampang Sakit saat Musim Hujan

Gizi Tinggi Prestasi Membuka Lowongan!

Gizi Tinggi Prestasi Membuka Lowongan!