Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Berapa Banyak Asupan Air Minum untuk Anak?

Berapa Banyak Asupan Air Minum untuk Anak?

feed.id_.jpg

Selain makanan, anak juga membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Di samping untuk menggantikan sejumlah cairan yang keluar dari tubuh melalui pernafasan, keringat, dan urine. Asupan air yang dianjurkan tergantung dari kebutuhan metabolismenya, berdasarkan usia, berat badan, kondisi lingkungan serta penyakit.

Untuk bayi usia 0-6 bulan tidak memerlukan tambahan air minum, karena sudah mendapatkan cukup cairan dari ASI. Pada bayi usia 6 – 11 bulan sudah bisa diperkenalkan air putih. Berikan air putih diantara waktu makan MPASI. Biasakan anak untuk minum ketika haus dan setelah makan.

Jika menurut Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi tahun 2013, untuk kebutuhan air sebagai berikut :

Usia 6 bulan – 1 tahun :   800 mililiter.

Usia 1-3 tahun            : 1200 mililiter.

Usia 4-6 tahun            : 1500 mililiter.

Untuk mengetahui apakah asupan cairannya sudah cukup atau belum, menurut ahli gizi Prof. Hardiansyah, bisa dilihat dari warna air urinenya. “Kalau urinenya warna kuning, berarti dia kurang minum. Kalau cukup minum, urinenya jernih," katanya.

ASI Sembuhkan Infeksi Telinga Bayi

Kenali Gejala Tuberkulosis pada Anak

Kenali Gejala Tuberkulosis pada Anak