Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Bayi Sering BAB Tak Berarti Diare

Bayi Sering BAB Tak Berarti Diare

wartakesehatancom.jpg

Normalnya, dalam waktu 24 jam setelah lahir, bayi akan buang air besar. Ini menandakan sistem pencernaannya berfungsi normal. Kotoran pertama yang keluar disebut mekonium. Warnanya hitam kehijau-hijauan karena terbentuk dari cairan ketuban saat bayi berada dalam kandungan. Setelah beberapa hari bayi memperoleh ASI, tinja yang keluar akan berubah warnanya menjadi kuning cerah. Bentuknya bisa seperti pasta/krim, berbiji seperti buliran beras, dan bisa juga cair, dengan bau sedikit asam.

Bayi yang mendapatkan ASI akan lebih sering buang air besar. Frekuensi buang air besarnya berbeda-beda pada setiap bayi. Sehari bisa 4-6 kali, karena zat gizi ASI mudah dicerna.

Ibu tak perlu khawatir, bayi yang sering buang air besar tak selalu berarti diare. Kecuali, bila buang air besarnya dalam jumlah sering dan banyak yang disertai lendir, berbau busuk, serta ada keluhan lain seperti  bayinya demam, muntah, dan ada penurunan berat badan. Jika ada tanda seperti itu perlu dicurigai. Segera bawa bayi ke dokter, karena pertanda ada masalah pada bayi.

Setelah usia bayi satu bulan, frekuensi buang air besarnya mulai berkurang. Frekuensinya bisa hanya 3-4 kali dalam sehari atau mungkin 1 kali dalam 4-6 hari. Setelah bayi mengonsumsi makanan pendamping ASI, umumnya bentuk tinjanya padat dan berwarna cokelat.

 

 

Kenali Diare dengan Tanda Dehidrasi Ringan Sampai Berat

Kenali Diare dengan Tanda Dehidrasi Ringan Sampai Berat

Cara Mencegah Anak dari Diare

Cara Mencegah Anak dari Diare