Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Bank Dunia Khawatir Balita Kurang Gizi di Indonesia

Bank Dunia Khawatir Balita Kurang Gizi di Indonesia

iamsforkids.org_.jpg

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan bahwa dalam kunjungan ke Amerika Serikat beberapa hari lalu, Bank Dunia khawatir dengan angka kurang gizi dan pendek (stunting) balita di Indonesia. Jumlahnya masih relatif tinggi. "Artinya, tinggi badan anak Indonesia itu tidak sesuai. Mereka (Bank Dunia) masih mengatakan 38 persen. Jadi, artinya kalau ada 10 anak, empat anaknya tidak benar (malnutrisi). Kita punya anak dua, berarti satu bisa stunting," kata JK.

Sementara Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam pertemuannya dengan JK melaporkan penelitiannya tentang angka stunting di tanah air. Dia mencatat angka stunting di Indonesia sebesar 29 persen. Angka ini tak jauh berbeda dengan catatan United Nations International Children Emergency Fund (UNICEF) sebesar 29,6 persen. "Jadi, tidak terlalu beda jauh. Memang stunting sudah turun. Sebaiknya lebih turun lagi. Artinya, saya melaporkan upayanya sudah ada," kata Nila.

Sebelumnya, berdasarkan data di website Kementerian Kesehatan tercatat angka stunting di Indonesia pada 2013 mencapai 37,2 persen atau 8,8 juta balita Indonesia. Sementara berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) pada 2015, angka tersebut menurun menjadi 29 persen balita.

(Sumber : nasional.news.viva.co.id)

Puskesmas Pakis Canangkan Akta Kelahiran Gratis

Puskesmas Pakis Canangkan Akta Kelahiran Gratis

Kapan Saat Tepat Konsumsi Tablet Tambah Darah?

Kapan Saat Tepat Konsumsi Tablet Tambah Darah?