Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

ASI Cegah Risiko Diabetes pada Anak

ASI Cegah Risiko Diabetes pada Anak

palembang-tribunnews-com.jpg

Ada suatu penelitian yang dilaporkan pertama kali di Skandinavia, mengenai hubungan antara menyusui dengan kejadian Diabetes Melitus (DM) tipe 1. Penelitian ini membandingkan anak penderita DM tipe 1 dengan saudara kandungnya yang sehat. Ternyata, anak penderita DM tipe 1 ini mendapat ASI lebih singkat dibanding anak yang tidak menderita DM tipe 1. Pemberian ASI dalam kurun waktu singkat tidak dapat memberikan perlindungan cukup terhadap bahan yang dapat menyebabkan penyakit diabetes. Selain itu, pemberian dini susu sapi diduga dapat merusak sel beta pankreas melalui beban protein yang dikandungnya, sehingga dapat meningkatkan risiko terkena DM tipe 1, paling sedikit 2 kali lipat.

Penelitian pada anak usia 0-14 tahun menunjukkan risiko menderita DM tipe 1 pada anak yang mendapat susu formula 11,3 kali lebih besar dibanding anak yang mendapat ASI eksklusif.  Penelitian ini memperlihatkan betapa besarnya pengaruh pajanan protein susu sapi terhadap risiko DM tipe 1 meskipun mempunyai risiko genetik yang sama.

Penelitian oleh Petitt dkk (1997) mempelajari hubungan antara menyusui dengan penyakit DM tipe 2 pada masyarakat Indian Pima. Orang yang mendapat ASI eksklusif mempunyai risiko lebih kecil (2,5 kali) menderita DM tipe 2 dibanding mereka yang hanya mendapat susu melalui botol.

Menyusui juga menurunkan angka kejadian kegemukan yang dapat menyebabkan hiperinsulinemia (kadar insulin tinggi) dan resistensi insulin.

Pemberian susu melalui botol dapat menyebabkan pemberian kalori yang berlebihan akibat adanya usaha mengisap dan asupan lemak yang konstan. Sedangkan, pada bayi yang menyusui (ASI) umumnya sudah mulai letih saat hind milk (mengandung kalori tinggi) dikeluarkan.

(Sumber : www.idai.or.id)

Kenali Diabetes Melitus Pada Anak

Kenali Diabetes Melitus Pada Anak

10 Juta Orang di Indonesia Menderita Diabetes

10 Juta Orang di Indonesia Menderita Diabetes