Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Apakah MP-ASI Itu?

                 Masih banyak ibu yang belum mengerti mengenai pemberian makan pada bayi. Ketika bayinya baru lahir dan sering menangis, dianggapnya bayi lapar dan harus diberi makanan. Padahal belum tentu bayi menangis karena lapar.  Bisa saja menangis karena ingin memberitahukan keadaan dan kebutuhannya terhadap suatu keadaan. Bisa saja bayi menangis karena merasa kepanasan, popoknya basah, kehausan, dan sebagainya. Jadi orangtua juga harus bisa mencermati penyebab bayi menangis. Karena menangis pada bayi merupakan suatu reaksi emosi sebagai salah satu bentuk komunikasi bayi.

Seringnya yang kemudian dilakukan ketika bayi masih menangis meski sudah diberi ASI yaitu dengan memberinya makan pisang yang dilumatkan. Harapannya, agar dapat memenuhi rasa laparnya sehingga bayi merasa kenyang dan tidak menangis lagi. Jelas, ini merupakan cara pemberian makan yang salah pada bayi.

Perlu diingat, bahwa bayi usia 0-6 bulan makanan utamanya adalah ASI. Kebutuhan gizinya di usia ini dapat terpenuhi dari ASI saja. Karena ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama. Pemberian ASI dilakukan secara eksklusif, tanpa tambahan makanan ataupun cairan lainnya.

Barulah setelah usia 6 bulan, selain masih diberikan ASI, bayi sudah mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-ASI). Apakah MP-ASI itu?

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan dan minuman selain ASI, yang beragam diberikan pada bayi. Jenis MP-ASI ini ada yang dibuat sendiri di rumah (MP-ASI keluarga) dan ada yang sudah siap saji (instan/pabrikan).

Pada dasarnya, MP-ASI dari segi kualitas zat gizinya harus baik dan seimbang. Secara kuantitas (jumlahnya) harus tercukupi. Jika kebutuhan makan bayi tidak terpenuhi secara kualitas dan kuantitas, maka akan berdampak pada kekurangan zat gizi. Akibatnya, bayi mengalami gagal tumbuh di usia yang dini. Jika hal itu terus berlangsung maka akan mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan kelak menjadi stanting.

 

 

MP-ASI Tak Tepat Usia Bisa Sebabkan Sakit dan Masalah Makan

Perkembangan Bayi usia 3-6 Bulan

Perkembangan Bayi usia 3-6 Bulan