Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Apakah Dampak Dari Donor ASI?

Apakah Dampak Dari Donor ASI?

donor-asi.jpg

Adakalanya seorang ibu terkendala dalam memberikan bayinya ASI. Kendala paling sering dikarenakan ibu mengalami sakit sehingga tidak bisa menyusui. Padahal ibu ingin sekali bayinya tetap memperoleh ASI eksklusif ketimbang diberikan sufor. Lantas, adakah alternatif lain agar bayi bisa tetap mendapatkan ASI eksklusif? Dulu kita sering dengar ada istilah ibu susu. Artinya, bayi dapat diberikan ASI dari ibu lain. Karena ada ibu yang memang dapat menyusui lebih dari satu bayi. Jadi, ibu yang memberikan ASI ini menjadi ibu susu bagi bayi tersebut.

Sekarang istilah ibu susu tidak lagi digunakan melainkan lebih dikenal dengan istilah donor ASI. Cara pemberian ASI eksklusif oleh pendonor ini tentu ada persyaratannya seperti tertuang dalam PP ASI eksklusif tahun 2010, antara lain yaitu :

  • Ada permintaan dari ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan.
  • Identitas, agama, dan alamat pendonor ASI diketahui jelas oleh ibu atau keluarga bayi penerima ASI.
  • Ada persetujuan dari pendonor ASI setelah mengetahui identitas bayi yang akan diberinya ASI.
  • Pendonor ASI harus dalam kondisi kesehatan yang baik, tidak mempunyai indikasi medis, atau dalam keadaan sehat.
  • ASI tidak diperjualbelikan.

Dampak Yang harus diwaspadai:

  • Penerima donor seringkali tidak pernah tahu ibu pendonor ASI benar-benar sehat atau tidak, kecuali mereka yang telah memiliki rekam medis yang menguatkan hal ini.
  • Faktor budaya, keprcayaan dan  agama dari si penerima donor ASI akan menjadi saudara sepersusuan bagi semua anak pendonor ASI, yang berarti mereka menjadi mahram dan tidak boleh saling menikah selamanya. ASI merupakan saripati makanan ibu yang akan tumbuh menjadi daging dan tulang bagi anak yang meminum ASI tersebut, karena itu perlu dipastikan benar bahwa pendonor ASI tidak pernah mengonsumsi hal-hal yang haram.

 Persyaratan Donor ASI:

Pelaku donor ASI di Indonesia dilindungi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 yang berisi persyaratan-persyaratan khusus untuk para pendonor dan penerima donor ASI, yaitu:

  • Donor ASI dilakukan sesuai permintaan ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan.
  • Identitas, agama dan alamat pendonor ASI diketahui jelas oleh ibu kandung atau keluarga bayi penerima ASI.
  • Mendapat persetujuan pendonor ASI setelah mengetahui identitas bayi yang diberi ASI.
  • Pendonor ASI dalam kondisi kesehatan baik dan tidak mempunyai indikasi medis.
  • ASI tidak diperjualbelikan.

Sumber :asilaktasi dan sumber lain terolah

Prosedur Donor ASI

Prosedur Donor ASI

Ketua IBI Sumsel : Jika Bidan Tidak Melakukan IMD, Bisa Kena Sanksi!

Ketua IBI Sumsel : Jika Bidan Tidak Melakukan IMD, Bisa Kena Sanksi!