Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Apa Saja Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 6-8 Bulan?

Apa Saja Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 6-8 Bulan?

shutterstock_78217807.jpg

Memasuki usia 6 bulan bayi mulai mengonsumsi makanan padat pertamanya. Ibu yang baru punya pengalaman memberi bayinya makan, tak perlu bingung. Ikuti saja panduan berikut dalam pemberian MPASI pada bayi usia 6-8 bulan :

  1. ASI tetap diberikan sesuai permintaan bayi, baik siang maupun malam. Susui bayi sebelum diberi makanan lain.
  2. Berikan makanan pada bayi mulai usia 6 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari. Kemudian semakin bertambah frekuensinya menjadi 3 kali sehari.
  3. Jumlah makanannya setiap kali makan 2-3 sendok makan, sebagai pengenal rasa. Kemudian usia 7 bulan jumlahnya bisa ditambahkan menjadi sekitar 125 ml – 250 ml atau setengah cangkir. Dalam pemberian jumlah MPASI ini perlu diingat bahwa kapasitas lambung bayi masih sedikit, jadi ibu perlu mempertimbangkan pula respon bayi terhadap makanan yang diberikan.
  4. Konsistensi/kepekatan MPASI di usia 6 bulan masih agak encer atau bubur kental. Karena sebelumnya bayi hanya mengonsumsi ASI saja sehingga masih perlu beradaptasi dengan makanan barunya. Usia bayi 7 bulan sudah mulai diberikan makanan yang kental seperti bubur saring. Usia 8 bulan sudah bisa diberi makanan keluarga yang dihaluskan. Untuk mensiasati konsistensi dan tekstur makanan ini bisa menggunakan bantuan blender atau food processor.
  5. Sebaiknya MPASI dibuat dari bahan makanan yang beragam dengan tetap memperhatikan konsistensi makanan sesuai usia bayi. Di usia 6 bulan mulanya diberikan berupa makanan pokok yang dilumatkan seperti pisang, kentang, nasi, ubi, dan lain-lain. Kemudian bervariasi setiap kali makan, misalnya dengan makanan yang kaya protein, buah-buahan, dan sayuran. Selain memperhatikan jenis bahan makanan juga kandungan gizinya yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
  6. Seringkali pemberian MPASI masih kurang mampu untuk mencukupi zat gizi tertentu yang dibutuhkan. Untuk menyiasatinya ibu bisa memberikan tabur gizi pada MPASI yang sudah siap disajikan untuk setiap kali makan. Jika ibu memberi MPASI instan, ibu bisa memilih MPASI yang telah difortifikasi zat gizi tertentu.
  7. Biasanya pada awal pengenalan MPASI sering ada penolakan dari bayi, ia tidak mau membuka mulutnya atau menghindar untuk disuapi. Hal ini karena bayi belum terbiasa dengan MPASI tersebut. Ibu perlu sabar dan menyiasatinya dengan cara membujuk bayi agar tertarik makan, menyuapi sambil mengajaknya bicara, dan lain-lain. Lakukan pemberian makan dengan cara-cara yang menyenangkan tanpa pemaksaan.
  8. Perhatikan higienitas

Biasakan untuk mencuci tangan dengan bersih sebelum mengolah makanan, menyiapkan makanan, dan sebelum memberi makan bayi. Jaga pula kebersihan makanan serta peralatan makannya. Semua itu penting untuk mencegah masuknya bakteri dan virus melalui makanan yang bisa menyebabkan penyakit terutama diare.

Pemberian MPASI Untuk Anak Usia 1 sampai 2 Tahun

Pemberian MPASI Untuk Anak Usia 1 sampai 2 Tahun

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan

Pemberian MPASI Untuk Bayi Usia 9-11 Bulan