Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Angka Permasalahan Gizi di Indonesia Masih Tinggi

Angka Permasalahan Gizi di Indonesia Masih Tinggi

Indonesia-Masih-Tersandera-Masalah-Gizi-Ganda-1024x683-e1458549328895.jpg

  Indonesia hingga kini masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Terhambatnya pertumbuhan, berat badan lahir yang rendah, bertubuh pendek (stanting), kurus dan juga kegemukan, merupakan beberapa dari masalah gizi yang masih kerap terjadi.

Menurut Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes Doddy Izwarndy, situasi itu masih belum terselesaikan hingga kini. Data Kemenkes menyebutkan masalah gizi diantaranya : stanting (37.2%), anemia pada ibu hamil (37.1%) dan balita (28.1%), anak kekurangan gizi (19.6%), dan anak bergizi lebih (11.9%).

Masih tingginya angka tersebut, pemerintah bersama masyarakat melakukan beberapa upaya sesuai dengan Perpres No. 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi. Program ini hingga tahun 2025 ialah menurunkan balita yang stanting hingga 40%, angka balita kurus di bawah 5%, menihilkan presentase anak gizi berlebih, menurunkan penderita anemia sebanyak 50%, dan pemberian ASI ekslusif hingga 50%.

(Sumber: Media Indonesia)

 

Masalah Gizi Balita Ada di 404 kabupaten atau kota di Indonesia

Masalah Gizi Balita Ada di 404 kabupaten atau kota di Indonesia

Program Setop BABS Masih Ada Kendala di Barito Timur