Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Anak Stanting Berisiko Terkena Diabetes, Mari Kita Cegah Sejak Dini

Anak Stanting Berisiko Terkena Diabetes, Mari Kita Cegah Sejak Dini

05R4267.jpg

Kita dapat mengakui bahwa Indonesia sudah membuat kemajuan besar dalam bidan kesehatan di beberapa tahun ke belakang. Selain itu, banyak sekali hasil pembangunan yang telah dicapai. Tetapi, masalah stanting tetap menjadi masalah besar. Menurut Kementrian Kesehatan, 9 juta atau 37% balita di Indonesia menderita stanting, atau di mana tinggi badan balita di bawah standar seusianya. Hal ini memerlukan perhatian lebih karena akan berdampak buruk pada hidup anak ketika ia dewasa. Antara tahun 2010 hingga 2013, kasus stanting naik dari 35.6% mejadi 37.2%.

Para balita gagar untuk meraih tinggi badan yang standar karena gizi buruk di 1000 hari pertama kehidupan yang sangat penting - dari kehamilan sampai umur 2 tahun. Jadi, kekurangan gizi pada anak bisa terjadi pada tahap paling awal di dalam kandungan. Dalam rangka Hari Diabetes Sedunia, kita ingin meningkatkan kesadaran tentang hubungan stanting dengan diabetes.

Ketika ibu tidak mengonsumsi makanan yang bergizi saat hamil, bayi mungkin akan lahir dengan berat badan rendah karena ia “terprogram” untuk hidup dengan kurang gizi selama di kandungan. Nah, karena bayi sudah “terprogram” dan kelak hidup dalam lingkungan dengan asupan gizi yang mudah diperoleh, berat badan mereka akan lebih mudah meingkat. Oleh karena itu, anak akan rentan terhadap obesitas dan diabetes saat ia tumbuh dewasa. Tentu, dengan kekurangan gizi, pertumbuhan fisik bayi juga lambat sehingga perkembngan serta fungsi oragan tubuhnya menurun. Salah satunya organ penkreas yang mengatur kadar gula dalam darah. Inilah yang dapat meningkatkan resiko anak stanting terkena diabetes di usia dewasanya.

Penyakit diabetes akan sangat membahayakan anak-anak, dan mereka akan memiliki resiko tinggi terhadap penyakit jantung dan karena ia kurang gizi dari kecil, sistem imunnya tidak bekerja dengan baik. Ketika anak sakit, ia kan susah sembuh dari penyakit dan kondisi diabetes akan menambah komplikasi.

Sumber: WorldBank.org, International Diabetes Federationh

Mencegah Kuman Penyakit Berarti Mencegah Stanting

Mencegah Kuman Penyakit Berarti Mencegah Stanting

Hanya 35% Rumah Tangga di Indonesia Memiliki Sabun

Hanya 35% Rumah Tangga di Indonesia Memiliki Sabun