Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak Harus Ditularkan

Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak Harus Ditularkan

7sMTUB4w68.jpg

Sebanyak 476.260 jiwa di Jawa Tengah telah mendapatkan akses air bersih dan sanitasi layak. Bantuan tersebut berasal dari program Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Regional Jawa Tengah, selama kurun waktu lima tahun, sejak tahun 2011 hingga 2016. “Air bersih terutama air minum dan sanitasi layak sangat penting bagi masyarakat, untuk terwujudnya kesehatan dan kegiatan rutin di tingkat rumah tangga. Mulai dari memasak, mandi, dan cuci,” kata Deputy Director of USAID Indonesia, Heater D’Agnes saat Malam Purna Program IUWASH Regional Jawa Tengah, di Hotel Crown Semarang (15/03/16). Hadir pada acara tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo.

Masyarakat di 10 kabupaten atau kota di Jawa Tengah, di antaranya Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Rembang mengaku merasa terbantu dengan program tersebut.

Program IUWASH juga memberikan program kredit mikro untuk sambungan air kepada 8.054 masyarakat berpenghasilan rendah untuk peningkatan akses air minum di rumah tangga. Selain itu, 15.000 rumah tangga telah mendapatkan peningkatan akses sanitasi melalui sistem individu dan 8.000 rumah tangga melalui sistem komunal.

Selain akses air bersih dan sanitasi layak, IUWASH telah memfasilitasi terbangunnya 1.080 sumur resapan di tiga wilayah, di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Batang. Sumur resapan merupakan program aksi adaptasi terhadap perubahan iklim.

Ganjar menyatakan, akses untuk mendapatkan air bersih dan sanitasi yang layak, serta sumur resapan merupakan gerakan kesadaran yang muncul dan harus terus didorong agar tetap berdikari. Ganjar berharap masyarakat mampu menularkan atau paling tidak memberitahukan kepada masyarakat lain agar bisa meniru di lingkungan masing-masing.

“Lima tahun adalah untuk belajar. Sekarang gerakan ini muncul dan ada kesadaran. Maka tugasnya harus memengaruhi masyarakat lain untuk membuat sumur resapan dan kebaikan lain yang bisa dilaksanakan segera,” terang Ganjar.

(Sumber: MetroTV News)

 

Masyarakat Gunung Kidul Selenggarakan Arisan Jamban

Masyarakat Gunung Kidul Selenggarakan Arisan Jamban

Kontrakan Tanpa Toilet Terancam Ditutup

Kontrakan Tanpa Toilet Terancam Ditutup